Rest Area Menjamur Sepanjang Jalur Mudik, Berkah Warga di Jalinsum

CENDANANEWS (Lampung) – Arus mudik menjelang hari Raya Idul Fitri belum menunjukkan peningkatan namun beberapa toko waralaba mempersiapkan jauh jauh hari kebutuhan untuk tempat istirahat (rest area). 
Sepanjang jalur Jalan Lintas Sumatera(Jalinsum) beberapa pengusaha rumah makan maupun pemilik toko waralaba berskala besar bahkan masyarakat yang memiliki rumah makan sederhana mulai menyiapkan lokasinya untuk digunakan sebagai rest area bagi para pemudik.
Dari penelusuran media CND beberapa toko waralaba bahkan menyiapkan tenda, beberapa meja kursi serta fasilitas lain yang bisa digunakan untuk beristirahat bagi para pemudik yang saat ini sebagian sudah menyeberang dari Pulau Jawa ke Sumatera.
Meskipun rest area yang dimaksud bukanlah rest area berskala besar namun beberapa plang bertuliskan “tempat istirahat/rest area” sudah terpasang. Dari data yang diperoleh CND rest area yang sebenarnya umumnya ada di sepanjang jalan tol atau jalan bebas hambatan dan memiliki dua tipe.
Rest area tipe A yaitu tempat pemberhentian yang memiliki fasilitas yang lengkap, mulai sarana parkir luas, SPBU, food court, masjid, minimarket dan fasilitas kamar mandi. Sedangkan tipe B hanya sebatas sebagai tempat pemberhentian dengan area kantin, mushola dan area parkir.
Salah satu pengelola toko waralaba di Kecamatan Bakauheni, Nugroho(36) mengungkapkan toko waralaba tempatnya bekerja memang menyediakan lokasi untuk istirahat. Selain memberi kesempatan untuk berisitirahat pemudik juga bisa membeli keperluan untuk perjalanan.
“Kita siapkan rest area yangd dekat dengan toko namun tetap ada fasilitas untuk kamar mandi dan kamar kecil, bahkan takjil gratis juga,”ungkap Nugroho.
Ia mengungkapkan petunjuk atau banner adanya rest area bahkan sudah dipajang di depan toko waralaba untuk pengendara yang baru turun dari kapal Roll on Roll Off (Roro) dari Pelabuhan Merak ke Pelabuhan Bakauheni.
Tak hanya toko waralaba, beberapa Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) seperti SPBU Garuda Hitam pun menyiapkan sarana untuk istirahat sehingga sembari mengisi bahan bakar pengendara bisa beristirahat. Selain SPBU Garuda Hitam, dari pantauan CND, rest area yang lebih luas di sepanjang Jalinsum berada di SPBU Simpang Raya.
SPBU Simpang Raya terlihat dilengkapi fasilitas Mushola, restoran, tempat bermain anak, kamar mandi yang banyak serta beberapa toko penjualan makanan ringan dan oleh oleh.
Penyediaan rest area pun tak hanya didominasi oleh pemilik usaha SPBU atau toko waralaba, bahkan beberapa pemilik warung makan yang memiliki lahan luas mulai menggunakan momen jalur mudik untuk menyiapkan rest area.
“Seperti tahun sebelumnya karena di daerah sini banyak penjual oleh oleh khas Lampung disediakan juga rest area sehingga saat mau istirahat pemudik bisa membeli oleh oleh,”ungkap Muhamad Ismail.
Ia mengungkapkan intensitas pemudik saat ini memang belum banyak namun menjelang H-5 lebaran dipastikan akan banyak tempat yang dijadikam lokasi perhentian. Seperti tahun tahun sebelumnya lokasi perhentian banyak penuh akibat pemudik datang secara berombongan khususnya yang membawa kendaraan roda dua.
“Saya sediakan kamar mandi, mushola serta beberapa fasilitas istirahat di sini bagi para pemudik selain rumah makan yang memang sudah lama ada,”ungkap Ismail.
Ismail berharap ia dan beberapa warung sepanjang Jalinsum akan kebanjiran rejeki sepanjang bulan Ramadhan dan menjelang arus mudik dengan banyaknya pekerja yang pulang kampung ke kampung halamannya.
Beberapa penjual oleh oleh seperti kemplag, keripik serta makanan tradisional lain bahkan sudah mempersiapkan lapak lapak untuk berjualan meskipun arus mudik belum begitu ramai.
——————————————————-
MINGGU, 05 Juli 2015
Jurnalis       : Henk Widi
Fotografer : Henk Widi
Editor         : ME. Bijo Dirajo
——————————————————-
Lihat juga...