RSUD Ruteng Periksa Balon Kepala Daerah dari Dua Kabupaten

FLORES — Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ruteng, Flores, NTT, berdasarkan penunjukkan oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDI), dipercaya untuk memfasilitasi pemeriksaan kesehatan para bakal calon (Balon) kepala daerah dari dua kabupaten di NTT, Manggarai dan Manggarai Barat.
“KPUD telah membuat surat sama kami, dua. Satu untuk IDI, satu untuk rumah sakit. IDI suratnya menunjuk rumah sakit dan menunjuk dokter-dokter,” ungkap Direktris RSUD Ruteng, dr. Elisabeth F. Adur di ruang kerjanya, Kamis (30/07/2015).
dr. Elisabeth F. Adur
Disebutkan, Hari ini RSUD Ruteng dijadwalkan melakukan tes medis para Balon Kepala Daerah dari Kabupaten Manggarai. Sedangkan para Balon Kepala Daerah dari Kabupaten Manggarai Barat, sudah dilakukan sehari sebelumnya, Rabu (29/07/2015).
Terkait sasaran diagnosa, Adur mengakui, pihaknya hanya mengikuti ketentuan yang sudah digariskan KPUD. 
“Aturannya dari KPUD. Kami hanya menafsir sendiri apa yang dimaksudkan KPUD. Misalnya, soal tuli total, buta total. Kalau masih berupa potensi, ‘kan bisa dilakukan perawatan lebih lanjut. Tapi intinya, KPUD bermaksud agar Kepala Daerah nantinya orang yang sehat dan bisa kerja. Kira-kira begitu,” terangnya.
Berdasarkan informasi yang disampaikan sebelumnya oleh KPUD Manggarai melalui Ketua Divisi Teknik Penyelenggaraan, ada tiga bakal calon yang dinyatakan telah mendaftarkan diri untuk Kabupaten Manggarai hingga tanggal 28 Juli 2015. Mereka dijadwalkan mengikuti tes medis hari ini.
Sementara itu, para Balon Kepala Daerah dari Kabupaten Manggarai Barat yang seluruhnya berjumlah 5 paket, satu di antaranya, baru menjalankan tes medis hari ini. 
Ketua KPUD Manggarai Barat, Aventinus Jesman mengakui, hal ini terkait dengan status pencalonannya yang masih ditangani KPU Pusat.
Informasi yang dihimpun CND, paket tersebut adalah Fidelis Pranda-Benyamin Padju. Paket ini ditunda keputusan mengenai syarat pencalonannya karena salah satu partai pengusungnya dinyatakan telah mengeluarkan keputusan untuk mengusung paket lain sebelumnya. 
“KPU Pusat minta kami untuk terima saja berkas pencalonannya. Tapi belum diputuskan, apakah memenuhi syarat atau tidak,” ungkap Jesman sebelumnya melalui telepon seluler.
KAMIS, 30 Juli 2015
Jurnalis       : Fonsi Econg
Foto            : Fonsi Econg
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...