Rusak Lingkungan, Warga Demo Penambang Pasir yang Gunakan Mesin

CENDANANEWS (Kulon Progo) – Lebih kurang 150 orang warga dusun Jati desa Banaran Kecamatan Galur mendatangi lokasi tambang pasir di Sungai Proro di dusun Jati. Mereka menuntut penghentian operasi tambang menggunakan mesin sedot karena telah merusak lingkungan.
“”Semenjak adanya penambangan pasir mengunakan mesin sedot, sumur jadi susut dalam sekali. Dulu saat kemarau saja tidak susah seperti ini,” kata salah satu warga, Parjiyem dilokasi demo, Sabtu (4/7/2015).
Selain menyebabkan keringnya sumur, penambangan tersebut juga telah merusak jalan karena dilewati truk dengan tonase besar.
Pimpinan aksi demo yang merupakan pensiuanan Perangkat desa ,  Endro (60) menyebutkan, jalan diperkampungan rusak parah akibat lalu lalang truk. Selain itu banyak bangunan rumah warga yang retak retak setelah adanya penambangan mengunakan mesin sedot.
“Warga meminta dilokasi penambangan pasir di dusun jati desa banaran ini, hanya untuk penambang manual,bukan pakai mesin sedot” ujar Endro.
Sekitar pukul 09.30 tadi, warga yang mendatangi lokasi penambangan yang menggunakan mesin sedot, bertemu dengan para penambang. Mereka dengan tegas meminta untuk menghentikan aktifitas penambangan tersebut, tanpa syarat.
Penambangan mengunakan mesin sedot ini di hentikan warga,karena selain menyusutkan pasir dengan cepat juga mematikan penambang pasir manual. Terlebih para penambang mesin sedot ini, hampir di pastikan bukan warga sekitar. 
Saat di tanya ternyata warga jauh semua,ada yang berasal dari Ngawi, Kediri Jawa Timur. Jelas ini bisa menjadi pemicu utama kecemburuan. Antara penambang Manual dan penambang Mesin.
Selama aktifitas demo ini, pihak kepolisian sektor Galur dan dari Koramil setempat, memantau agar tidak terjadi gesekan yang bisa memicu persoalan lebih besar. Dan para penambang menghentikan aktifitas sementara, sesuai permintaan warga. 
Selain itu, warga juga menutup akses dari dusun tetangga yang akses kendaraan tambang pasir nya keluar masuk,numpang melewati dusun Jati. 

——————————————————-
SABTU, 03 Juli 2015
Jurnalis       : Mohammad Natsir
Fotografer : Mohammad Natsir
Editor         : ME. Bijo Dirajo
——————————————————-
Lihat juga...