Status Siaga Darurat Kekeringan Ditetapkan di 10 Kota Kabupaten NTB

Kekeringan [Ilustrasi]
CENDANANEWS (Mataram) – Gubernur NTB, Zainul Majdi menetapkan siaga bencana darurat kekeringan untuk 10 Kabupaten/Kota. Sebab, diperkirakan musim kemarau yang berdampak kekeringan saat ini akan cenderung dalam intensitasnya. Bahkan, tingkat keparahan kekeringan bisa semakin meluas.
Kebijakan itu ditempuh atas prediksi kondisi kekeringan pada 2015 yang mengancam hingga 2 juta jiwa masyarakat NTB, khususnya daerah yang setiap memasuki musim kemarau menjadi langganan kekeringan.
“Diproyeksikan musim kemarau akan lebih dalam intensitasnya walapun rentang waktunya tidak sepanjang tahun lalu. Kedalaman intensitas dan kemungkinan potensi keparahan bisa semakin besar,” ujarnya di  Mataram, Kamis (2/7/2015).
Ia menuturkan, beberapa desa pun sudah mengalami kekeringan serta kesulitan mengakses air bersih untuk kebutuhan sehari-hari. Oleh karena itu, pihaknya bersama instansi terkait merumuskan langkah-langkah strategis mengatasi kekeringan.
Menurutnya, selain telah ditetapkan siaga darurat kekeringan. Pihaknya juga membentuk satuan tugas (satgas) penanganan kekeringan. Dimana, satgas akan dikomandoi oleh kepala BPBD NTB serta Kab/Kota melibatkan pihak-pihak terkait.
“Pembagian data atau pun informasi kepada pihak terkait seputar kekeringan harus terus dilakukan. Langkah itu diupayakan guna saling memahami tentang kekeringan yang tengah terjadi,”katanya.
Dirinya pun menghimbau kepada PT Newmont Nusa Tenggara untuk ikut secara aktif melaksanakan program pemberdayaan masyarakat. Dalam hal ini mengatasi dampak kekeringan. Selain itu, pihaknya akan menyiapkan program jangka menengah dan panjang.
Lebih lanjut Majdi mengatakan penangangan kekeringan di NTB memang terlihat agak lamban. Oleh karena itu, dinas terkait harus bisa mengidentifikasi tanki-tanki air agar bisa dikirimkan ke daerah terkena dampak. Sebab, tanki air di NTB masih terbatas hanya 44 mobil.
——————————————————-
KAMIS, 02 Juli 2015
Jurnalis       : Turmuzi
Fotografer : Henk Widi
Editor         : ME. Bijo Dirajo
——————————————————-
Lihat juga...