Tinjau PPI Labuhan, Komisi IV DPR RI Banyak Dengar Keluhan Nelayan

CENDANANEWS (Lampung) – Rombongan anggota Komisi IV DPR RI melakukan kunjungan kerja ke Labuhan Maringgai Kabupaten Lampung Timur Provinsi Lampung guna meninjau Pelabuhan Perikanan Indonesia (PPI).
Dalam kunjungan ke PPI Labuhan Maringgai tersebut anggota komisi IV  DPR RI melakukan dialog dengan para pengusaha perikanan, nelayan yang ada di wilayah PPI Labuhan Maringgai tersebut.
Dalam dialog dengan warga terungkap bahwa banyak yang mengeluhkan kolam labuh serta alur yang saat ini mengalami pendangkalan. Selain itu fasilitas docking yang saat ini dimiliki oleh pihak swasta sehingga biayanya lebih mahal.
“Selain itu, Kami selama ini mengeluhkan TPI yang kotor dan ketersediaan air bersih sehingga keluhan nelayan ini bisa disampaikan kepada pemerintah oleh anggota DPR terhormat,” ungkap Zainudin yang merupakan nelayan di Labuhan Maringgai.
Kumuhnya kondisi PPI yang dikeluhkan oleh ratusan nelayan setempat tersebut ditanggapi oleh anggota DPR RI Ono Surono dengan mengungkapkan bahwa permasalahan tersebut merupakan tanggungjawab dari pemerintah kabupaten dan provinsi untuk membenahi TPI yang saat ini sudah tidak representatif.
Selain itu kondisi nelayan secara nasional rata rata merupakan nelayan kecil dengan kendala alat tangkap serta ukuran kapal yang tak memadai untuk menangkap ikan hingga ke perairan dalam. Karenanya komisi IV mengharapkan peran Kementerian Kelautan dan Perikanan  untuk memperhatikan kendala nelayan itu bukan hanya soal pelarangan untuk menangkap ikan.
“Kementerian Kelautan dan Perikanan kami himbau agar tidak saja membatasi soal penangkapan ikan jenis tertentu dengan alat tertentu tapi juga memperhatikan keluhan nelayan soal alur masuk keluar di muara sungai,” ungkap Ono Surono.
Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Lampung Setiato mengungkapkan PPI Labuhan Maringgai merupakan salah satu PPI di Lampung setelah Lempasing yang ada di wilayah Pantai Barat.
Menurut Setiato ada sekitar  1200 nelayan yang ada di wilayah Pantai Timur Lampung termasuk di Muara Gading Mas Labuhan Maringgai.
“Hasil perikanan tangkap yang ada di Lampung Timur sangat melimpah dan bahkan potensinya bisa diolah menjadi produk olahan perikanan yang bernilai jual tinggi,” ujar Setiato.
Hasil perikanan di PPI Labuhan Maringgai tersebut diantaranya ikan asin,teri serta produk olahan kerupuk yang telah memberi nilai tambah bagi nelayan setempat.
Sementara itu,  Sekdaprov Lampung Arinal Djunaidi  menyebutkan, rombongan DPR RI tersebut mengunjungi Provinsi Lampung  untuk mengetahui potensi sektor pertanian, kehutanan, kelautan dan perikanan di Lampung, termasuk ke Perum Bulog.
Hari pertama kunjungan kerja di Provinsi Lampung di Pelabuhan Perikanan Labuhan Maringgai tersebut akan melengkapi rangkaian kunker komisi IV DPR RI di Lampung selama tiga hari, Rabu (8/7/2015) hingga (10/7/2015).
“Kunjungan kerja ke Provinsi Lampung dilakukan selama masa reses DPR RI dan secara khusus komisi IV DPR RI akan melakukan kunjungan ke tiga kabupaten di Lampung Timur, Lampung Selatan dan Metro,”ungkap Arinal Djunaidi Rabu (8/7/2015).
Disambut di ruangan VIP Bandara Raden Inten II Lampung Selatan  rombongan komisi IV DPR RI yang ikut dalam kunjungan kerja tersebut diantaranya dari Fraksi PDIP yaitu Sudin, Ono Surono, dan Effendi Sianipa, lalu dari Fraksi Golkar yaitu Hamka B. Kadi, A.A. Bagus Adhi Mahendra Putra, dan Robert Jopp Kardinal.
Sementara itu dari partai Gerindra menunjuk Darori Wonodipuro dan Andi Nawir, lalu dari Fraksi Demokrat ada Syofwatillah Mohzaib, lalu ada Indira Chunda Thita Syahrul dari PAN fraksi PKB Daniel Johan. Dari Fraksi PKS ada Al Muzzamil Yusuf, lalu dari Fraksi PPP Fadly Nurzal dan Irna Narulita. Terakhir, dari Fraksi Nasdem ada Drs. Fadholi.
Rombongan komisi IV yang didampingi oleh Sekdaprov Lampung Lampung Arinal Djunaidi, Kadis Kelautan dan Perikanan Provinsi Lampung Setiato, Kadis Peternakan Desy Romas, Kadis Pertanian Lana Rekyanti serta instansi terkait.
Dari pantauan media CND terlihat aktifitas jual beli ikan di PPI Labuhan Maringgai menghambar.

——————————————————-
KAMIS, 09 Juli 2015
Jurnalis       : Henk Widi
Fotografer : Henk Widi
Editor         : ME. Bijo Dirajo
——————————————————-
Lihat juga...