Volume Sampah di Bakauheni Meningkat Saat Arus Balik

CENDANANEWS (Lampung) – Arus mudik dan arus balik dalam angkutan lebaran tahun 2015 di Pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan terus menunjukkan peningkatan. Kedatangan ribuan penumpang, pejalan kaki, dalam kendaraan, roda dua, roda empat terus terjadi hingga H+4 hari ini dan diprediksi akan terus meningkat.
Arus mudik dan arus balik di Pelabuhan Bakauheni tersebut berdampak pada tingginya volume sampah yang ditimbulkan para pemudik di beberapa titik Pelabuhan Bakauheni. Beberapa titik yang mengalami peningkatan volume sampah diantaranya gangway (jembatan penyeberangan dari loket ke kapal), kantong parkir, terminal kedatangan, loby serta titik yang dipenuhi pemudik.
Salah seorang petugas kebersihan Ahmad (40) mengaku semenjak arus mudik hingga balik ini volume sampah meningkat hingga 100 persen lebih. Ia bahkan mengaku dalam sehari ia harus bolak balik membersihkan kotak sampah yang ada di gangway dermaga 1 hingga 2 yang selalu penuh dengan sampah.
“Saya sejak pagi hingga sore bergantian dengan teman yang memiliki tugas membersihkan sampah selalu kewalahan karena kotak sampah selalu penuh,”ungkap Ahmad saat diwawancarai media CND di gangway dermaga satu Pelabuhan Bakauheni Rabu (22/7/2015).
Penambahan meningkatnya volume sampah di tempat tempat sampah tersebut menurut Ahmad akibat pemudik yang rata rata membuang sampah di tempat sampah pelabuhan. Sampah sampah tersebut rata rata dibawa pemudik dari bungkus makanan instan, minuman ringan serta sampah lainnya.
“Sebagian membuang di kotak sampah hingga penuh namun tetap banyak sampah yang sengaja dibuang digangway sehingga menjadi tugas saya menyapu,”ungkapnya.
Kesadaran pemudik untuk membuang sampah pada tempatnya menurut Ahmad dirasa kurang bahkan cenderung membuang sampah sembarangan. Namun disisi lain ia menyadari saat saat tertentu pemudik di gangway Pelabuhan Bakauheni maupun yang turun membuang sampah tidak pada tempatnya, namun ia menganggap itu sebagai kewajibannya sebagai cleaning service Pelabuhan.
“Saat ini hampir semua kotak sampah yang ditempatkan digangway dan di beberapa parkiran penuh tapi langsung kami pindahkan ke kotak penampungan,”ungkap Ahmad.
Setelah dikumpulkan di kotak penampungan sampah sampah tersebut akan diangkut menggunakan kendaraan sampah. Pada hari biasa volume sampah bisa mencapai 1 ton lebih dari beberapa titik di Pelabuhan Bakauheni namun kini meningkat menjadi beberapa kali lipat volumenya. Faktor banyaknya jumlah pemudik menurut Ahmad menjadi penyebab meningkatnya volume sampah yang ada di pelabuhan Bakauheni.
Berdasarkan data posko angkutan lebaran di Bakauheni hingga sore menjelang malam jumlah penumpang yang kembaki ke Pulau Jawa baru mencapai sekitar 55 persen atau 358.204 sudah kembali dan sekitar 289.596 orang yang belum kembali. Pemudik menggunakan kendaraan roda dua mencapai 60 persen yang sudah kembali atau 39.152 unit dan belum kembali mencapai sekitar 26.204 unit. Sementara kendaraan roda empat mencapai 51 persen atau sekitar 37.894 unit dan 36.302 unit belum kembali.
——————————————————-
KAMIS, 23 Juli 2015
Jurnalis       : Henk Widi
Fotografer : Henk Widi
Editor         : ME. Bijo Dirajo
——————————————————-
Lihat juga...