Warga Berharap Bupati Manggarai Tunaikan Janji Aspal Jalan Jaong-Wotol

CENDANANEWS (Flores) – Janji Bupati Manggarai, Christian Rotok di Mbaru Gendang (rumah adat komunitas budaya Manggarai) kepada warga Desa Jaong, Kecamatan Satarmese, Kabupaten Manggarai, Flores, NTT untuk mengaspalkan Jalan Jaong-Wotol benar-benar membangkitkan harapan besar di hati warga desa tersebut. Rafael Jerubu, salah seorang warga Desa Jaong, mengakui dirinya sangat berharap, janji itu bisa segera terwujud.
“Bupati sendiri di Mbaru Gendang Jaong waktu peresmian Jembatan Jatol pernah bilang, Jalan Jaong-Wotol akan langsung diaspal tahun ini. Kita minta, mudah-mudahan saja, benar seperti itu,” tutur Rafael Jerubu berharap di Jaong, Senin (13/07/2015).
Rafael mengakui, Jalan Jaong-Wotol merupakan jalur penting bagi warga Desa Jaong. Katanya, sebelum jalur Cumbi-Jaong lancar seperti sekarang, jalur Jaong-Wotol menjadi akses tunggal warga desa tersebut menuju ibukota Kabupaten Manggarai, Rutenf dan Manggarai Barat, Labuan Bajo.
“Pokoknya, jalur ini selalu kita pakai waktu ke mana saja, keluar dari kampung ini. Walaupun jalan kaki,” tuturnya.
Sekarang meskipun jalur Cumbi-Jaong sudah membuka akses bagi warga Desa Jaong ke Ruteng dan sekitarnya, kata Rafael, jalur Jaong-Wotol tetap dianggap sangat penting oleh warga desa tersebut.
Jalur Dantar-Jaong merupakan ruas jalan yang terletak tidak jauh dari Kota Ruteng. Kurang-lebih 20 kilometer dari ibukota Kabupaten Manggarai tersebut. Jalur ini sangat penting dan strategis bagi warga Desa Jaong untuk pelbagai urusan di kampung dan desa sekitar, termasuk akses ke ibukota Kecamatan Satarmese.
Akan tetapi, jalur penghubung antara Desa Jaong dan Desa Nao tersebut baru saja mendapat perhatian Pemda Manggarai usai sangat lama sebelumnya luput dari target pembangunan infrastruktur Daerah.
Di jalur tersebut sekarang sudah dibangun jalan telford plus jembatan permanen selebar sekitar tiga meter, yang bisa dilalui kendaraan beroda dua dan empat. Itulah jembatan yang baru saja diresmikan oleh Bupati Manggarai beberapa bulan lalu dengan nama Jembatan Jatol.
Pantauan CND, jalur Jaong-Wotol tampak masih berupa jalan batu (telford). Itu pun belum sepenuhnya. Sekitar 1 kilometer di antaranya masih berupa jalan tanah.
——————————————————-
SENIN, 13 Juli 2015
Jurnalis       : Fonsi Econg
Fotografer : Fonsi Econg
Editor         : ME. Bijo Dirajo
——————————————————-
Lihat juga...