Wayer Bermasalah Kapal Salvatore Pelayaran Sempat Tertunda


CENDANANEWS (Lampung) — Jadwal pemberangkatan kapal roll on roll off (Roro) Salvatore Surabaya di dermaga 3 Pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan terpaksa tertunda selama berjam-jam tadi malam Jumat (24/7/2015). Kapal Roro bermuatan ratusan penumpang pejalan kaki, kendaraan pribadi, bus serta kendaraan roda dua tersebut terpaksa tertunda hingga berjam jam lamanya.
Tertundanya keberangkatan kapal yang sudah sarat muatan tersebut  diakibatkan adanya gangguan pada tali seling pintu buritan (wayer) untuk membuka pintu buritan kapal (ramdoor) kapal tersebut yang tiba tiba tidak tertutup kembali saat hendak melakukan pelayaran.
Akibatnya ratusan penumpang kapal kapal milik PT Surya Timur Line buatan tahun 1994 dengan bobot  9.131 GRT, kapasitas penumpang 1.279 orang, roda dua 200 unit, kendaraan besar 142 unit tersebut terpaksa tertahan di dalam kapal selama berjam-jam.
“Benar sempat mengalami masalah pada wayer sehingga sempat terganggu namun kami segera berkoordinasi dengan pihak crew kapal agar segera diperbaiki agar tidak mengganggu jadwal pelayaran,”ungkap kepala kantor kesyahbandaran otoritas pelabuhan Bakauheni Joshua M Anthonie kepada Cendana News Jumat (24/7/2015).
Anak Buah Kapal (ABK) Salvatore  terpaksa bersama dengan pihak Syahbandar Pelabuhan Bakauheni untuk melakukan perbaikan pada tali kapal yang bermasalah tersebut. 
Menurut Joshua, kejadian  bermasalahnya tali kapal tersebut terjadi akibat tali wayer kapal terselip pada baling bermasalah. Akibatnya ratusan penumpang yang tertahan di dalam kapal mengeluhkan lamanya waktu menunggu di atas kapal hingga beberapa jam.
“Kita berikan pengertian kepada penumpang untuk bersabar sebab dampaknya membuat kuatir penumpang yang ada di dalam kapal namun segera kita lakukan perbaikan ”terang Joshua.
Dengan adanya kerusakan ini diputuskan untuk diilakukan perbaikan yang memakan waktu selama hampir 45 menit. Selanjutnya pihak otoritas Pelabuhan Bakauheni merekomendasikan kepada perusahaan pemilik KMP Salvatore untuk melakukan perbaikan (anchor) di perairan Merak.
Memasuki H+6 masa angkutan arus balik Lebaran 2015 tanggal 24 Juli 2015, aktivitas pelabuhan Bakauheni terpantau masih ramai lancar. Penurunan volume penumpang dan kendaraan roda empat terlihat di area pelabuhan dibandingkan hari kemarin.
Namun, aktivitas di akhir pekan ini Sabtu (25/7/2015) diprediksi akan kembali ramai. Hal tersebut dikarenakan pada Senin mendatang pengguna jasa akan kembali beraktivitas seperti biasa. Begitu pula dengan aktivitas penyeberangan kendaraan logistik dari Pulau Sumatera ke Pulau Jawa.
Dari pantauan Cendana News beberapa kantong parkir di rumah makan yang ada di sepanjang Jalan Lintas Sumatera beberapa penuh. Sementara itu dermaga pelabuhan Bakauheni dipenuhi oleh mayorias kendaraan pribadi akibat kendaraan truk sementara tidak diperbolehkan menyeberang menggunakan kapal roro.
Data produksi harian pada H+5 Pelabuhan Bakauheni mencatat sebanyak 82.297 orang, 6.436 unit kendaraan roda dua, 8.597 unit kendaraan roda empat pribadi dan 9.974 unit kendaraan roda empat campuran telah menyeberang ke Pelabuhan Merak melintasi Selat Sunda.
Maka secara keseluruhan, sejak Hari Lebaran kedua hingga H+5, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Bakauheni telah sukses menyeberangkan sebanyak 487.898 orang penumpang ( 75% pemudik yg telah kembali ke Pulau Jawa), 48.579 unit kendaraan roda dua ( 74%),49.515 unit kendaraan roda empat pribadi (76%) dan 54.247 unit kendaraan roda empat campuran (73%) dengan lancar dan aman.
—————————————————
Sabtu, 25 Juli 2015
Jurnalis : Henk Widi
Foto : Henk Widi
Editor : Gani Khair
—————————————————
Lihat juga...