12 Jenazah dari 54 Korban Kecelakaan Pesawat Diidentifikasi Tim DVI

Kapus Dokkes Mabes Polri, Brigjen Pol dr.Arthur Tampi umumkan 5 jenasah yang telah teridentifikasi

JAYAPURA — Tim DVI Mabes Polri berhasil mengidentifikasi 12 jenazah dari 26 kantong jenazah yang diidentifikasi pada Rumah Sakit Bhayangkara Polda Papua, Kotaraja, Kota Jayapura, sejak tanggal 19-21 Agustus. Pasca jatuhnya pesawat Trigana Air ATR 42 yang di sekitaran Kabupaten Pegunungan Bintang.
Kepala Pusat (Kapus) Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Mabes Polri, Brigjen Pol dr. Arthur Tampi mengatakan, sejak tiga hari tim DVI melakukan proses identifikasi, sebanyak 26 kantong jenazah, telah teridentifikasi 12. Pada 19 Agustus lalu 4 kantong jenazah telah teridentifikasi dan dihari berikutnya 20 Agustus, lanjut Tampi, 3 teridentifikasi dari 9 kantong jenazah.
“Kemudian hari kemarin, Jumat hingga malam pukul 12.00 WIT, kami memeriksa 13 kantong jenazah. Yang telah teridentifikasi itu ada 5 jenasah. Jadi totalnya untuk 3 hari,  ada 12 jenasah yang teridentifikasi,” kata Tampi saat umumkan hasil identifikasi tim DVI di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Papua, Kotaraja, Kota Jayapura, Sabtu (22/08/2015).
Dikatakan Tampi, kantong jenasah nomor 013 telah teridentifikasi berdasarkan data primer berupa catatan pemeriksaan gigi dan properti yang melekat di tubuh korban. Kedua, lanjutnya, untuk kantong jenasah bernomor 020 telah teridentifikasi berdasarkan data primer berupa catatan gigi dan data sekunder berupa catatan medis.
“Kantong jenasah 022, berdasarkan dua data sekunder yaitu catatan medis dan properti yang melekat pada tubuh korban, teridentifikasi Milka  Kakiar Mapit,” ujarnya.
Selanjutnya, kantong jenasah bomor 028 telah teridentifikasi berdasarkan catatan medis dan properti yang melekat pada tubuh korban dan yang terakhir kantong jenasah 034 teridentifikasi. “Hasanudin pekerjaan pilot, alamat Cuseren, RT/RW  002 / 005 Jakarat,” tutupnya.
Berikut data 5 jenasah yang telah teridentifikasi tertanggal Jumat, 21 Agustus, pukul 12.00 wit :
  1. Teguh Warisman Sane, Pegawai PT Kantor Pos di Kota Jayapura, alamat Bohontula,  Petasia, Morwali, Sulawesi Tengah;
  2. Emilia Gobay, PNS, alamat Kompleks Expo, Waena, Kota Jayapura;
  3. Milka  Kakyarmabin, Petani, alamat Okmabod, Balusu;
  4. Oscar Mangonto, Kabiding, Oksibil, Pegunungan Bintang;
  5. Hasanudin, Pilot pesawat Trigana Air ATR 42, alamat Cuseren, Jakarta.
Sebelumnya, Kamis (20/08/2015) malam telah teridentifikasi 3 jenasah, antara lain :

  1. Asirum, swasta, alamat Mangga II Abepantai Jayapura;
  2. Agustinus Lukas Luanmase, pegawai PT POS Indonesia di Kota Jayapura, dok 9
  3. Jayapura;
  4. Dita Amilia Kurniawan, Pramugari pesawat Trigana Air ATR 42, alamat kampung Beting Jaya nomor II, Kelurahan Tugu Utara, Kecamatan Kojak, Jakarta Utara.
Berikut nama-nama korban penumpang Trigana Air yang telah berhasil teridentifikasi:
  1. Terianus Halawala;
  2. Mathius Nicolas Aragae;
  3. La Boni alias Boni Woriori;
  4. Wendepen Bamulki;
  5. Asirum;
  6. Agustinus Lukas Luanmase;
  7. Dita Amilia Kurniawan;
  8. Teguh Warisman Sane;
  9. Emilia Gobay;
  10. Milka  Kakyarmabin;
  11. Oscar Mangonto;
  12. Hasanudin
SABTU, 22 Agustus 2015
Jurnalis       : Indrayadi T Hatta
Foto            : Indrayadi T Hatta
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...