22 Jamaah Calon Haji asal Sumbar Dialihkan Karena Masalah Visa

PADANG — Setelah di Kloter pertama terdapat delapan (8) orang jamaah calon haji (JCH) yang terancam tidak dapat berangkat. Saat ini giliran kloter kedua yang mengalami hal serupa. Namun dengan jumlah yang lebih banyak,

Sebanyak 22 orang CJH Kloter dua yang berangkat melaui Embarkasi Padang, Sumatra Barat (Sumbar) terancam dialihkan keberangkatannya. Pasalnya, hingga saat ini belum mengantongi visa haji.

Anggota Komisi VIII DPR RI, Khatib Umam Wiranu menuturkan, komisi VIII sudah sering meminta pemerintah membereskan permasalah visa sebelum hari H keberangkatan.
“Yang paling utama, kita sudah ngomong ke menteri, tolong visanya diberesin dulu,” kata dia saat mengunjungi Asrama Haji Embarkasi Padang, Jumat (21/8/2015).
Sebelumnya, sebanyak delapan orang pada kloter pertama asal Sumbar terpaksa dialihkan keberangkatannya karena visa yang belum keluar. Sementara pada kloter kedua, sebanyak 22 orang JCH diketahui masih bermasalah dokumen visanya.
“Ini apakah mungkin dalam waktu yang secepat-cepatnya mereka ngurus 27 visa? Memang bisa diundur sih,” ujar Umam.
Namun, menurutnya pengunduran jadwal keberangkatan membuat CJH menjadi tidak pasti. Penundaan jadwal keberangkatan, lanjutnya, sebenarnya pernah terjadi dalam penyelenggaraan haji akibat visa. Namun hanya satu atau dua visa CJH. Saat ini, ia mengatakan, pengunduran kloter akibat belum keluarnya visa terjadi hampir di seluruh embarkasi. Menurutnya, permasalahan akan terjadi, bila menimpa pasangan suami istri yang berangkat bersama. Sebab, menurutnya tidak mungkin keduanya terpaksa berpisah kloter akibat visa.
“Memang harus ada evaluasi menyeluruh, sepanjang Indonesia merdeka baru pernah terjadi jamaah mau berangkat tidak dapat visa,” tutur Umam.
Sementara itu, Kasi Pembinaan Haji dan Umrah dari Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Sumbar, Efrizal menjelaskan pengurusan visa terkendala akibat terhentinya proses pengurusan di Kedutaan Arab Saudi.
“Ini kan kewenangan Kedutaan Arab Saudi, bukan kita,” ujar dia.
Ia mengatakan telah mengirimkan tim untuk memperjelas pengurusan visa JCH asal Sumbar. Ia memastikan, visa-visa tersebut segera tuntas pengurusannya. Selain itu, dikatakannya, Kanwil Kemenag Sumbar telah menyiapkan kursi cadangan di kloter terakhir. Sehingga, JCH asal Sumbar yang bermasalah dengan visa dapat berangkat di kloter terakhir.
“Besok akan dituntaskan. Masih banyak teman di sana,” imbuhnya
JUMAT, 21 Agustus 2015
Jurnalis       : Muslim Abdul Rahmad
Foto            : Muslim Abdul Rahmad
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...