6 Jenazah Korban Jatuhnya Trigana Air Tiba di Oksibil Pegunungan Bintang

JAYAPURA — Enam jenazah berhasil dievakuasi dari lokasi jatuhnya pesawat di Distrik Oksob menuju Distrik Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang. Evakuasi tersebut dilakukan dengan cara berjalan kaki, yang setiap jenasah di bawa oleh 15 personil tim pencari.
“Tadi saya sudah konfirmasi dengan Danrem 172 yang berada di Oksibil, beliau menyampaikan ada 3 opsi. Pertama, akan di evakuasi melalui udara, dari lokasi jatuhnya pesawat di evakuasi gunakan helikopter ke Oksibil,” kata Kapendam XVII Cenderawasih, Letkol Inf Teguh Pudjo R ahardjo di Jayapura, Rabu (19/08/2015).
Kedua, lanjut Teguh, menggunakan darat di lokasi yang memungkinkan agar jenazah tersebut dibawa atau diangkut kendaraan dan dibawa ke Oksibil.
“Sedangkan opsi ketiga, murni semuanya jalan darat dari lokasi jatuhnya pesawat ke Oksibil,” kata Teguh.
Dijelaskannya, opsi pertama dapat dilakukan jika cuaca memungkinkan untuk terbang. Tetapi, hingga saat ini kondisi belum memungkinkan tuk laksanakan evakuasi tersebut dengan menggunakan helikopter. 
“Saat ini kami masih menggunakan opsi yang ketiga, yaitu jalan darat,” ujarnya.
Dari laporan yang telah ia dapatkan, hingga sore pukul 14.00 wit, empat jenazah telah dibawa oleh tim pencari di lokasi jatuhnya pesawat ke Oksibil, Pegunungan Bintang. 
“Setiap jenazah dibawa kurang lebih 15 orang melalui jalan darat, jam 12.00 wit siang ada dua jenasah lagi. Setiap jenasah yang dibawa 15 orang dengan cara jalan kaki,” katanya.
Saat ini, menurut Teguh, pihaknya belum dapat konfirmasi kepada tim darat yang sedang berjalan kaki dari lokasi jatuhnya pesawat Trigana Air ATR 42 di Oksob menuju Oksibil, Pegunungan Bintang. 
“Kami belum konfirmasi posisi dari jenasah yang dibawa, tapi kami akan update terus perkembangan yang ada disana,” tuturnya.
RABU, 19 Agustus 2015
Jurnalis       : Indrayadi T Hatta
Foto            : Indrayadi T Hatta
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...