60 Menit Dayung Lagu dan Rakit Tari Ramaikan HUT RI di Ruteng

FLORES — Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Proklamasi Kemerdekaan RI di Ibukota Kabupaten Manggarai, Ruteng, diwarnai penampilan sejumlah atraksi menarik. Terhitung ada empat atraksi terbaik yang disediakan oleh panitia pertunjukan. Hal ini disampaikan oleh Ketua Panitia Pertunjukan Perayaan 17 Agustus 2015, Felix Edon, Senin (17/08/2015).
“Panitia Pertunjukan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia Manggarai akan mempersembahkan 60 menit mendayung lagu dan merakit tari dalam satu rangkaian nada dan gerak,” ungkap Felix membuka rangkaian pertunjukan.
Felix menyebutkan, semua ragam pertunjukan merupakan atraksi lagu dan tari terbaik tingkat Kabupaten Manggarai. “Yang pertama, tarian Kupu-kupu oleh Taman Kanak-kanak Santa Clara sebagai Pemenang I Lomba Tari Hardiknas, 2 Mei 2015 yang lalu. Yang kedua, Paduan Suara, Musik dan Tari dari SMAK Santo Fransiskus sebagai Paduan Musik Terbaik di Kota Ruteng,” sebutnya satu-per-satu.
Jenis atraksi lainnya, kata dia, adalah Tarian Cinta Merah Putih yang dipersembahkan oleh para siswi dari Sekolah Menengah Atas Katolik (SMAK) Setia Bhakti. “Ini merupakan sebuah tarian massal terindah yang akan kita saksikan,” ungkapnya meyakinkan.
“Yang keempat, sebagai pamungkas. Ini baru dan belum pernah kita saksikan. Yaitu, Gebyar 1.000 Tunas dari Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Manggarai,” tutur Felix.
Pantauan Cendana News, hampir seluruh jenis atraksi tersebut bermaksud menyampaikan apresiasi terhadap pola kepemimpinan Pemerintah Daerah Manggarai yang selama dua periode berturut-turut berada di bawah kendali pasangan setia, Bupati Christian Rotok dan Wakil  Bupati Kamelus Deno.
“Pemda Manggarai selama dua periode berturut-turut ini telah menunjukkan cama lewang ngger pe’ang, cama po’e ngger one, seiya-sekata membangun Manggarai. Karena itu, tidak ada yang paling berharga diberikan oleh anak-anak Manggarai, selain seni dan kreasi, sebagai ungkapan kebanggaan,” ungkap komentator.
SENIN, 17 Agustus 2015
Jurnalis       : Fonsi Econg
Foto            : Fonsi Econg
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...