hut

Akademisi: NKRI Jeblok Karena Menteri kurang Gesit, Kurang Akal

NASIONAL — Berdasarkan Data Bank Indonesia (BI), Rupiah melemah tembus ke Level Rp 14.028 per USD. Rentannya perekonomian Indonesia terhadap pengaruh eksternal, bagi Guru Besar Ekonomi Universitas Indonesia Prof Sri Edi Swasono, hal ini menandakan ada masalah fundamental dalam struktur ekonomi negara. Sri Edi bahkan menyebut ekonomi Indonesia tengah terkena penyakit yang susah disembuhkan.

“Kalau Dollar naik lagi, bisa terjadi rush, Rupiah kita ditarik besar besaran oleh para deposan dari bank-bank untuk dibelikan Dollar atau valuta lain,” Ujar Sri Edi saat dihubungi Cendana News di Jakarta, Minggu (30/08/2015).

Dia mengungkapkan, Bank-bank akan ada yang kalah clearing dan bakal ada yg tutup. Menular ke bank lain, Semoga tidak, berharap orang masih percaya pada adanya kedigdayaaan Pemerintahan sekarang ini.
“kasihan ya NKRI ini jeblok melulu karena Menteri menteri kurang gesit,  kurang akal, tahunya hanya  obat-obat generik doang, ini buat penyakit semakin gawat,”tandasnya.
Menantu Pertama Bung Hatta ini mempertanyakan sikap Jokowi yang belum memberikan pernyataan resmi terkait kondisi perekonomian saat ini. 
“Menurut saya, jokowi mestinya keluarin statement Sekaligus mengumumkan kebijakan-kebijakan yang akan diambil untuk mengatasi pelemahan rupiah,”tutup mantan Anggota MPR Era Soeharto ini juga tergabung dalam paguyuban ‘Punakawan’ yang terdiri dari Jaya Suprana, Mahfud MD, Adhyaksa Dault, HS Dillon, J Kristiadi, Romo Benny Susetyo, Emil Salim dan Christianto Wibisono.
MINGGU, 30 Agustus 2015
Jurnalis       : Adista Pattisahusiwa
Foto            : Adista Pattisahusiwa/Koko Tiarko
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...