Akhirnya, Presiden GIDI Memenuhi Panggilan Polda Papua

Massa yang mendampingi Presiden GIDI 

JAYAPURA— Presiden Gereja Injili Di Indonesia (GIDI), Dorman Wandikbo memenuhi panggilan pihak penyidik Reskrim Umum Polda Papua. Pemeriksaan tersebut terkait insiden Tolikara, pada 17 Juli lalu.

Presiden GIDI yang datang ke Dit Reskrim Umum Polda Papua diikuti tiga puluhan pendukungnya dari berbagai Gereja di Papua, serta masyarakat sekitar. Petinggi GIDI itu juga didampingi Ketua DPR Papua yang juga selaku Kader GIDI, Yunus Wonda bersama Aktivis HAM, Matius Murib.
Kapolda Papua yang baru dilantik tanggal 31 Juli lalu, Brigjen Pol. Paulus Waterpauw saat dikonfirmasi mengatakan Presiden GIDI ingin bertemu dengan dirinya dan beberapa tokoh lainnya, namun ia saat ini belum masuk kantor.
“Prinsipnya, saya sampaikan kepada mereka bahwa kita adalah warga Negara yang baik untuk patuh hukum,” kata Paulus dari ujung selulernya, Senin (03/08/2015).

Menurutnya, permasalahan yang ditangani pihak kepolisian harus dikuti mekanismenya. Dan tidak perlu dikembangkan ke hal-hal yang lain. “Jadi sesuatu yang terjadi, polisi datang olah TKP. Ada keterangan-keterangan tembahan sehingga dilakukan pemeriksaan terkait hasil penanganan kepolisian pada awal kejadian. Jadi harus diikuti proses pemeriksaan itu, untuk memberikan semua makna. Sampai saat ini, saya masih menunggu laporan dari Kapolda yang lama,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPR Papua, Yunus Wonda yang mendampingi Presiden GIDI mengatakan dirinya hadir di Polda Papua  untuk berikan dukungan moril kepada Presiden GIDI untuk berikan keterangan kepada penyidik Polda Papua sebagai saksi terkait insiden Tolikara.
“Saya selaku kader GIDI merasa perlu memberikan dukungan moral kepada Presiden GIDI, Dorman Wandikmbo. Tapi saya juga dampingi selaku Ketua DPR Papua,” kata Yunus.

Suasana ruang tunggu Dit. Reskrim Umum Polda Papua

Kondisi Papua secara khusus di Tolikara, lanjutnya, tak perlu dibesar-besarkan dan tidak perlu ada tanggapan bahwa Papua mencekam, karena sampai saat ini Tanah Papua aman dan kondusif.

“Semua berjalan normal seperti biasa. Tinggal kini ada proses yang harus dijalani terutama Presiden GIDI dan beberapa hamba Tuhan hari ini dimintai keterangan oleh pihak Polda. Beliau sejak pagi sudah hadir dan hingga sore ini masih dimintai keterangan mengenai kronologi kejadian. Masalah Tolikara bukan kasus SARA, dan Presiden GIDI akan menjelaskan kronologi yang sebenarnya kepada polisi. Itu peristiwa spontan,” tuturnya.
Menurutnya, dirinya datang ke Polda Papua bukan sendiri untuk memberikan dukungan moral kepada Presiden GIDI, tetapi juga puluhan umat Tuhan dari berbagai dedominasi gereja di Papua.
“Massa yang datang ini bukan dari GIDI saja, tapi ada jemaat Kingmi, Gereja Baptis dan beberapa gereja lain untuk memberikan dukungan kepada Presiden GIDI, sebagai sesama umat Tuhan dalam pelayanan,” ucapnya.
SELASA, 4 Agustus 2015
Jurnalis : Indrayadi T. Hatta
Foto : Indrayadi T. Hatta
Editor : Gani Khair
Lihat juga...