Antisipasi Dampak Buruk Cuaca, JCH Diminta Tetap Jaga Kesehatan

MATARAM — Mengantisipasi dampak buruk cuaca saat tiba maupun selama berada di tanah suci Mekkah untuk menunaikan ibadah haji, Jemaah Calon Haji (JCH) Nusa Tenggara Barat (NTB) diminta supaya bisa tetap menjaga kondisi kesehatan tubuh, supaya bisa tetap prima, mengingat kondisi cuaca di Mekkah sangat jauh dengan kondisi cuaca di Indonesia.
“Kondisi cuaca di Indonesia berbeda dengan cuaca di Mekkah, lebih-lebih pada saat sekarang di sana cuacanya mencapai 40 derajat cesius, sangat panas, karena itu para JCH diharapkan bisa betul-betul menjaga kebugaran tubuh, lebih-lebih JCH yang sudah lanjut usia,” kata dokter kesehatan JCH NTB, dr Wayan Diantike di Asrama Haji Mataram, Minggu (23/8/2015).
Mengantisipasi situasi cuaca buruk dan hal-hal tidak diinginkan, kata Wayan, tim medis JCH NTB sendiri juga telah mempersiapkan berbagai kebutuhan obat-obatan bagi JCH terutama bagi lansia, masker termasuk juga minuman penjaga stamina selama di pesawat maupun saat tiba di Mekkah.
Dikatakan, Untuk memudahkan melakukan pemeriksaan dan pengecekkan kesehatan terhadap ribuah JCH NTB yang tahun ini berangkat menunaikan ibadah haji, petugas membuatkan gelang penanda bagi JCH, yaitu gelang hijau dan kuning. Kalau JCH yang mengenakan gelang hijau sebagai penanda dia sehat, sedangkan yang memakai gelang kuning, tanda JCH sakit.
“Penyakit yang biasanya rawan dialami JCH akibat cuaca dan suhu tinggi seperti sekarang di tanah suci Mekkah, antara lain, penyakit pembuluh darah dan pembuluh jantung” tambahnya.
MINGGU, 23 Agustus 2015
Jurnalis       : Turmuzi
Foto            : Turmuzi
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...