Balikpapan Tergetkan 85 Persen Kunjungan Balita Ke Posyandu di 2015

balita timbang berat badan di Posyandu
BALIKPAPAN — Pemerintah Kota Balikpapan melalui Dinas Kesehatan Kota menargetkan jumlah kunjungan yang melakukan timbang berat badannya di Posyandu tahun ini mencapai 85 persen. 
“Pada 2014 lalu, realisasi jumlah kunjungan balita ditimbang baru mencapai 80,3 persen,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Balerina JPP saat pembukaan Gebyar Posyando di gedung PKK Balikpapan, Jumat (7/8/2015).
Disebutkan, gebyar Posyandu yang digencarkan hari ini diharapkan mampu meningkatkan jumlah kunjungan balita ke Posyandu dan kesadaran masyarakat untuk memantau perkembangan balitanya. 
“Gebyar Posyandu ini salah satu upaya untuk meningkatkan jumlah kunjungan balita ke Posyandu,” ucapnya.
Balerina menerangkan, pencapaian cakupan balita datang ke Posyandu hingga Juli 2015 ini telah mencapai 76,1 persen dan diharapkan gebyar Posyandu dapat menggerakkan mencapai target. 
Disebutkan, pencapaian pemberian vitamin A pada bulan Februari 2015 mencapai 62,2 persen masih jauh dari targetnya mencapai 85 persen. 
“Pemberian vitamin A pada bulan Agustus ini dapat mencapai target,”sebutnya.
Untuk mencapai target dan memantau kecukupan gizi balita dikota Balikpapan, Balerina juga meminta kepada Lurah dan camat untuk mendorong masyarakat datang ke Posyandu Dilingkungan RT sekitar. Hal ini bertujuan balita di Balikpapan sehat yang sesuai dengan standart pelayanan kesehatan. 
“Lurah dan camat juga bantu tim kesehatan untuk mendorong warganya datang ke Posyandu. Dengan ke Posyandu balita yang datang akan memperoleh vitamin dan timbang badan,” tandasnya.
Dikesempatan yang sama, Walikota Balikpapan, Rizal Effendi mengungkapkan, gebyar Posyandu ini sangat bagus untuk memantau kesehatan gizi di warga khususnya balita di Balikpapan. Karena Posyandu dapat mengetahui perkembangan gizi anak yang setiap bulan dilakukan oleh kader Posyandu. 
“Perkembangan gizi balita dapat diketahui,” katanya.
Ia juga menargetkan satu hingga dua tahun ke depandapat menekan angka kematian ibu melahirkan dan bayi.
JUMAT, 07 Agustus 2015
Jurnalis       : Ferry cahyanti
Foto            : Ferry cahyanti
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...