Basarnas Pastikan Jenazah 54 Penumpang Trigana Air Telah Ditemukan

Persiapan Mobil Ambulance di Hanggar Lanud Jayapura, Sentani, Kabupaten Jayapura
JAYAPURA — Badan SAR Nasional (Basarnas) pastikan jenazah penumpang pesawat Trigana Air jenis ATR 42 PK-YRN nomor penerbangan IL-267 berjumlah 54 orang telah ditemukan.
Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI FHB Soelistyo mengklaim bahwa penumpang pesawat tersebut tidak selamat. Kini, terdapat 38 jenazah berhasil di evakuasi dari lokasi jatuhnya pesawat ke Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang.
Marsekal Madya TNI FHB Soelistyo
“Tiga menit lalu saya dapat laporan, 54 penumpang tidak selamat,” kata Soelistyo saat berikan informasi di hadapan puluhan keluarga korban yang ada di posko Dinas Perhubungan Bandar Udara kelas 1 khusus Sentani, Kabupaten Jayapura, Selasa (18/08/2015).
Ia meminta keluarga korban untuk terus bersabar, lantaran proses evakuasi sedang berlangsung di Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang.
“Evakuasi nanti dilakukan dari lokasi jatuhnya pesawat menggunakan heli dan dibawa ke Oksibil, jika cuaca bagus, maka akan dilanjutkan ke Sentani, Jayapura,” ujarnya.
Setelah tiba di Sentani, lanjutnya, jenazah akan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara, Kotaraja milik Polda Papua tuk dilakukan identifikasi setiap jenasah. 
“Kesimpulannya, keluarga nanti menunggu di RS Bhayangkara, Kotaraja, supaya setelah didentifikasi, dapat memberitahukan langsung ke keluarga dan juga keluarga dapat berikan informasi ciri-ciri jenasah yang didentifikasi,” katanya.
Dari pantauan Cendana News dilapangan, terdapat 23 Mobil Ambulance telah stanby di hanggar Lanud Jayapura. Sedangkan, 38 jenasah telah di evakuasi dari lokasi jatuhnya pesawat ke Oksibil, Pegungan Bintang.
Hingga kini, persiapan bantuan personil dari TNI AL, TNI AD dan TNI AU di persiapkan tuk membantu proses evakuasi lanjutan di lokasi jatuhnya pesawat, yang diketahui pada titik kordinat 04 derajat  49 menit 289 Lintang Selatan, 140 derajat 29 menit 953 Bujur Timur pada ketinggian 8500 feet atau 7 mile dari landasan Bandara Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang.
Sesuai informasi dari masyarakat bahwa lokasi tersebut berada Kampung Bape yang terletak pada perbatasan Distrik Seram dengan Oksob, Pegunungan Bintang.
SELASA, 18 Agustus 2015
Jurnalis       : Indrayadi T Hatta
Foto            : Indrayadi T Hatta
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...