Basarnas: Salut dengan Kinerja Tim Pencari Korban Trigana Air

Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI FHB Soelistyo didampingi Menteri Perhubungan, Ignasius Jonan
JAYAPURA — Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI FHB Soelistyo salut akan kordinasi tim pencari dan evakuasi jenazah yang dibagi menjadi dua, yakni unsur Udara dan Darat. Hal tersebut disampaikan sang Jenderal bintang tiga ini saat berikan keterangan pers di Base Ops Lanud Jayapura, Sentani, Kabupaten Jayapura, Selasa (18/08/2015) petang.
“Tim darat berangkat pada pukul 05.40 wit dari kota Oksibil, dan berhasil tiba dilokasi jatuhnya pesawat pada pukul 09.40 wit yang butuh 4-5 jam yang ditempuh jalan kaki. Sedangkan tim udara berhasil turunkan dua personil gunakan pesawat Air Fast yang membawa peralatan-peralatan, kemudian tanpa diduga dua personil Paskhas TNI AU masuk melalui jalur darat,”kata Soelistyo.
Menurutnya, operasi pencarian itu dilaksanakan sebanyak 58 personil gabungan TNI, Polri, dan lainnya serta juga masyarakat setempat. Hasil yang dicapai, lanjutnya, sasaran pertama mengevakuasi korban.
“Pertama tim dapatkan 20 jenazah, lima belas menit kemudian saya dapat laporan jenasah bertambah jadi 32, lima menit kemudian 38 jenasah. Dan pada jam 11.30 wit tim darat berhasil dapatkan 54 jenazah, oleh karena itu sasaran pokok pertama kami, sukses,”ujar Sulistyo dengan bangga.
Dirinya sangat bangga dengan tim yang ada dilapangan, karena semuanya melakukan tugas dengan sangat baik dan cepat. Selanjutnya, dikatakan Sulistyo, pada pukul 13.30 wit, tim darat melaporkan kotak hitam pesawat telah ditemukan.
“Oleh karena itu saya sangat salut dengan tim darat dan udara yang melakukan pencarian ini,”katanya.
Sekedar diketahui bahwa, kejadian yang sama yakni pesawat jatuh di wilayah Kabupaten Pegunungan Bintang ini adalah kejadian tuk kedua kalinya. Pertama, pada Minggu 2 Agustus 2009 silam, Pesawat DHC 6 Twin Otter milik maskapai penerbangan Merpati dinyatakan jatuh yang sebelumnya sempat hilang kontak. Kini, pesawat Trigana Air jenis ATR 42 PK-YRN nomor penerbangan IL-267.
Tim pencari menunjukkan serpihan pesawat Trigana Air – Istimewa

Tim pencari mencari Black Box – Istimewa

Tim pencari menghitung jenasah yang ada di lokasi – Istimewa
SELASA, 18 Agustus 2015
Jurnalis       : Indrayadi T Hatta
Foto            : Indrayadi T Hatta
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...