BBM Premium di Kabupaten Maluku Barat Daya Rp 50.000 per Liter

AMBON — Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) Provinsi Maluku membumbung tinggi. Betapa tidak, di kabupaten MBD saat bahan bakar minyak (BBM) jenis premium dijual hingga Rp 50.000 per liter.
Menyikapi masalah ini Gubernur Maluku Ir. Said Assagaff yang dikonfirmasi Cendana News Jumat (21/8) di Ambon mengatakan, Pemprov Maluku pada 2016 berupaya membangun satu Depo pengisian Bahan Bakar Minyak  di kabupaten Maluku Barat Daya.

Menurut Assagaff, rencana pembangunan Depo pengisian BBM di kabupaten MBD, karena sudah sekian lama bahkan sampai kemarin harga BBM di daerah tersebut mulai premium, minyak tanah dan solar harganya membumbung. Bila dibandingkan dengan kabupaten kota lain di Maluku.

“Bahkan harganya lima kali lipat, sehingga sangat perlu dibangun Depo di Kabupaten MBD,” katanya.
Masalah ini sudah diusulkan namun tidak akan langsung dibangun. Dimana harus didaftarkan dalam Anggaran dan Pendapatan Belanja daerah (APBD).

“Bahkan harus diusulkan pula ke APBN, baru dapat di bangun Depo pengisian BBM di daerah tersebut,” katanya.

Masalah ini harus terus didorong oleh masyarakat Maluku apalagi rencana pembangunan Depo BBM sudah dijanjikan oleh komisi VII DPR RI atas mahalnya harga BBM di kabupaten MBD.

Menyangkut dengan rencana pembangunan sendiri, kata Gubernur, selain APBD harus ada tambahan APBN seperti yang telah dijanjikan oleh DPR RI.

“Tapi belum direalisasi. Hal ini harus terus didorong dan diingatkan, karena di Komisi VII sendiri ada orang Maluku yang memang juga merupakan orang daeah sana,” lanjutnya.

Apabila ada Depo BBM di kabupaten MBD maka sudah pasti akan terjangkau harga BBM di daerah itu, meski agak mahal dari daerah lain. “Tapi tidak setinggi yang ada saat ini dimana untuk harga premium saja sudah mencapai Rp 50.000 per liter,” katanya.
JUMAT, 21 Agustus 2015
Jurnalis       : Samad Vanath Sallatalohy
Foto            : Samad Vanath Sallatalohy
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...