Biawak Dengan Panjang 2 Meter Hebohkan Warga Agam


AGAM—Jum’at pagi, warga Batu Taba, Ampek Angkek dihebohkan dengan penemuan Kadal Monitor atau Biawak dengan panjang mencapai 2 meter lebih.
Biawak raksasa itu ditemukan warga tengah bersantai usai melahap itik peliharaan warga. Sebelumnya, banyak warga mengaku kehilangan ternak seperti ayam atau itik akibat dimangsa oleh hewan melata itu.
Penemuan ini diberitahukan ke warga lainnya. Kemudian, masyarakat beramai-ramai  memburu biawak ganas ini untuk ditangkap. Namun, predator nomor satu di daerah lembah gunung Marapi ini memberi perlawanan alot hingga warga terpaksa membunuhi dengan cara melemparnya dengan batu besar hingga biawak itu mati.
“Susah sekali menangkap biawak ini karena ukurannya yang sangat besar,” kata Rizal, salah seorang warga yang mengaku sering kehilangan ternaknya karena dimangsa biawak pada cendananews, Jum’at (14/8/2015) pagi.
Yan Piliang, salah seorang peternak ayam kampung mengatakan. Akhir-akhir ini serangan biawak bagi warga yang tinggal di pinggiran sungai kecil tersebut meningkat.
“Sudah seminggu ini ayam saya banyak yang hilang, lima ekor diantaranya ditemukan sudah jadi bangkai yang tak utuh” ujar Yan.
Tak hanya memangsa hewan yang tengah berkeliaran, biawak-biawak juga berani masuk ke dalam kandang ternak tersebut hingga akhirnya warga memutuskan untuk memburunya.
“Biasanya, ukuran biawak-biawak yang sering ditemukan hanya berkisar 1 meter saja yang paling panjang. Tapi yang kali ini merupakan yang terbesar yang pernah ditangkap warga” ujar Zainul, salah seorang warga setempat yang ikut melempari biawak itu dengan batu.
Meski biawak berhasil membunuh biawak tersebut, warga tetap waspada karena diperkirakan masih ada biawak lainnya dengan berbagai ukuran yang diperkirakan masih berkeliaran. 
JUMAT, 14 AGUSTUS 2015
Jurnalis : Muslim Abdul Rahman
Foto : Muslim Abdul Rahman
Editor : Sari Puspita Ayu
Lihat juga...