BPJS: Korban PHK Bisa Langsung Ambil JHT

BALIKPAPAN — Pekerja yang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) bisa mengambil haknya, yakni dana pensiunan bagi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Pasalnya pekerja yang terkena PHK tidak perlu lagi menunggu masa waktu 5 tahun.

“Kalau PHK ya boleh ambil langsung, tidak lagi nunggu 5 tahun tapi dokumentasi harus dari disnakers setempat,” tutur  Direktur Kepersertaan dan hubungan Antar Lembaga BPJS Ketenagekerjaan, Junaidi baru-baru ini dalam sosialisasi era baru jaminan sosial Ketenakerjaan dan BPJS Ketenagakerjaan Fair di Balikpapan.

Ia menjelaskan, revisi aparaturnya Pemerintah – PP JHT ketenagakerjaan sudah terbit dan selesai, namun saat ini masih menunggu aturan Menteri Ketenegakerjaan.

“Ini sekarang masih progress, berbicara tentang permen naker tim kami dengan kementerian Tenaga kerja.  Sekarang ini masih terus kita lakukan edukasi,” terangnya. 

Sedangkan mereka yang mengundurkan diri dari perusahaan juga harus melampirkan dokumen Dinas Tenaga Kerja dan Perusahaan tersebut. “Resign juga harus ada pernyataan dari perusahaan,” imbuh Junaedi.
Dia menyebutkan peserta BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja ikut program jaminan pensiun, selama dua bulan ini sudah mencapai 2,1 juta pekerja. Jumlah tersebut cukup besar karena sambutan dari perusahaan dan pekerja sangat antusias ikut dalam program ini. Untuk itu, pihaknya gelar melakukan sosialisasi untuk mempermudah akses layanan. 
Sementara itu, untuk wilayah Kalimantan Timur (Kaltim), Junaidi menyebutkan angkatan kerja di Kaltim sebanyak 1,1 juta pekerja namun baru yang mendaftarkan ke BPJS Ketenagakerjaan sebanyak 400 ribu pekerja.
Jumlah tersebut merupakan perusahaan di Kaltim yang masuk kategori platinum (padat pekerja) sebanyak 900 perusahaan dan di Kalimantan terdapat 4000 perusahaan.
MINGGU, 30 Agustus 2015
Jurnalis       : Ferry Cahyanti
Foto            : Ferry Cahyanti
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...