Co Pilot Trigana Air Beserta 2 Jenazah Lainnya Teridentifikasi

Jenasah Co Pilot yang akan dimasukkan ke mobil ambulance

JAYAPURA – Kembali, tim Disaster Victim Identification (DVI) Mabes Polri dan Polda Papua berhasil mengidentifikasi 3 jenazah, Rabu (26/08/2015). Salah satu jenazah teridentifikasi yakni Co Pilot Pesawat Trigana Air ATR 42 lambung PK-YRN nomor penerbangan IL-257 yang jatuh di Pegunungan Bintang, Minggu (16/08/2015) lalu.
Kabid Dokkes Rumah Sakit Bhayangkara Polda Papua, Kombes Pol dr. Ramon Amiman mengatakan, sejak Selasa (25/08/2015) pagi hingga malam, timnya telah mengidentifikasi 3 jenazah. Kantong jenazah 007 , lanjutnya, tak terbantahkan bernama  Kepi Deal (29) dari data primer dan sekunder.
“Berdasarkan data primer berupa catatan gigi, maka kantong jenasah 015, tidak terbantahkan sebagai Ariadin Falani, umur 44 tahun, pekerjaan Co Pilot,” kata Ramon.
Selanjutnya, dikatakan Ramon, berdasarkan data sekunder berupa catatan medis dan properti yang melekat pada tubuh korban, maka kantong jenazah nomor 023 tak terbantahkan sebgai Eki Kimki (32thn), kerja sebagai anggota DPRD Pegunungan Bintang.
“Hari ini, tim DVI akan laksanakan pedalaman untuk 5 kantong jenazah (berisikan 9 jenasah) lagi. Mudah-mudahan hari ini dapat identifikasi. Jika ini sudah selesai, maka yang selanjutnya kami tunggu hasil tes DNA dari Jakarta,” ujarnya.
Sekedar diketahui, hingga kini total jenazah yang telah teridentifikasi berjumlah 24 jenazah, korban pesawat Trigana Air. Sedangkan, 21 sampel DNA telah dikirim ke laboratorium Mabes Polri untuk di samakan dengan sampel DNA dari keluarga korban. Kini, tersisa 9 jenazah yang belum teridentifikasi.
Berikut 3 jenasah yang telah teridentifikasi, yakni :
  1. Kepi Deal (29thn), domisili Kampung Nome, Distrik Nome, Kabupaten Pegunungan Bintang;
  2. Ariain Falani (44thn), Co Pilot Pesawat Trigana Air ATR 42, domisili Jalan Penjernihan, no 14 RT/RW 02/07 Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat;
  3. Eki Kimki (32thn), Anggota DPRD Pegunungan Bintang, domisili Kampung Batom, Distrik Batom, Pegunungan Bintang.

Sebelumnya, telah teridentifikasi 21 jenasah, antara lain :
  1. Terianus Halawala;
  2. Mathius Nicolas Aragae;
  3. La Boni alias Boni Woriori;
  4. Wendepen Bamulki;
  5. Asirum;
  6. Agustinus Lukas Luanmase;
  7. Dita Amilia Kurniawan;
  8. Teguh Warisman Sane;
  9. Emilia Gobay;
  10. Milka  Kakyarmabin;
  11. Oscar Mangonto;
  12. Hasanudin.
  13. Obed Trukna;
  14. Yusran;
  15. Amran;
  16. Egenio Dilam ;
  17. Marselino DK. Karubaba;
  18. Esap Aruman;
  19. Jhon Baltazar Gasper;
  20. Ewelin Uropmabin;g;
  21. Valerin.

RABU, 26 Agustus 2015
Jurnalis       : Indrayadi T Hatta
Foto            : Indrayadi T Hatta
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...