Dampak Pemadaman, Travel Agent Khawatir Penjualan Tiket Terganggu

BALIKPAPAN — Sejumlah pelaku travel agent mengkhawatirkan pemadaman listrik yang terjadi dalam dua minggu ke depan bisa menganggu sistem pembukuan tiket. “Sistem penjualankan online. Kalau listrik mati jaringan internet juga down,” keluh Ketua Asosiasi Perusahaan Penjual Tiket Penerbangan Indonesia (Astindo) DPD Kaltim Akhmad Tauhid .
Ia menjelaskan, dalam sistem penjualan tiket, konsumen memonitor harga terlebih dahulu. “Misal saat itu harga tiket ke Surabaya Rp500 ribu, konsumen setuju maka tiket akan di-issued pada menit yang sama, semua itu terhubung langsung ke maskapai,” jelasnya. 
Namun ketika pemadaman listrik terjadi, koneksi akan terganggu. “Penumpang yang tadinya menginginkan harga tiket Rp500 ribu enggak jadi dapat karena gangguan koneksi dan itu bisa terjadi berjam-jam. Kalau pun sudah kembali normal harga yang didapat sudah berbeda,” ucap Tauhid.
Selain itu, kondisi ini juga berdampak pada jumlah transaksi. “Kalau jaringan kacau jelas kami tidak bisa booking tiket. Itu artinya kami tidak bisa jualan, kalau sudah begini berapa kerugian yang harus kami tanggung, listrik padam selama 1 bulan bukan waktu yang sebentar,” sambung Tauhid, Minggu (23/8/2015).
Dia mengharapkan maskapai menyiapkan sistem pembukuan tiket alternatif. Salah satunya pemesanan secara manual. “Misalnya booking bisa dilakukan melalui telepon. Juga ada SDM tambahan yang khusus menyikapi situasi ini,” ulasnya.
Menanggapi hal tersebut, General Manager (GM) Garuda Indonesia Joseph A Saul mengaku belum menyiapkan jalur alternatif. “Yang jelas kalau pemesanan melalui telepon itu tidak memungkinkan. Karena di Garuda enggak ada seperti itu,” terangnya.
Diketahui, PLN Kaltim mengalami kekurangan daya sekitar 40 megawatt menyusul adanya kegiatan pemeliharaan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Cahaya Fajar Kaltim (CFK) Kariangau mulai 20 Agustus-11 September 2015.
Dengan adanya pemeliharaan, maka akan terjadi pemadaman selama 6 jam untuk wilayah sistem mahakam mencakup Kota Balikpapan, Samarinda, Kutai Kartanegara serta Bontang.
PLN pun sudah mengeluarkan pengumuman perihal pemadaman berkala.

MINGGU, 23 Agustus 2015
Jurnalis       : Ferry Cahyanti
Foto            : Ferry Cahyanti
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...