DPC PKB Mabar Bantah Pencabutan SK Pencalonan Kepala Daerah

Ketua DPC PKB Manggarai Barat, Aloysius Basri
FLORES — Kabar pencabutan Surat Keputusan (SK) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) terkait pencalonan Kepala Daerah, dalam perhelatan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Flores, NTT, tampaknya hanya merupakan informasi mengada-ada di tengah persaingan antara para kontestan. (baca juga : Pemilukada Mabar NTT, PKB Dikabarkan akan Cabut SK Pencalonan)
Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Manggarai Barat, Aloysius Basri mengakui, pihaknya belum mengetahui kabar tersebut. 
“Maaf, saya tidak diberikan info apa-apa dari DPP PKB,” jelasnya melalui pesan singkat yang diterima Cendana News, Senin (03/08/2015).
Sebelumnya, PKB diberitakan akan mencabut kembali SK pencalonannya yang sudah diterima Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Mabar saat pendaftaran paket Tobias Wanus-Fransiskus Sukmaniara, Selasa (28/07/2015) lalu. 
Paket Tobias Wanus-Fransiskus Sukmaniara resmi mendapatkan SK pencalonan dari PKB pada tanggal 23/07/2015.
Dalam SK tersebut, Ketua Umum PKB menyatakan, menarik kembali keputusan menetapkan pasangan Fidelis Pranda-Benyamin Padju sebagai Bakal Calon Bupati dan Bakal Calon Wakil Bupati Manggarai Barat. Pranda-Padju merupakan pasangan pertama yang mendapat SK pencalonan PKB sebelum akhirnya diberikan kepada paket Wanus-Sukmaniara.
Pada tanggal 25/06/2015, Pranda Padju mendapat SK Pencalonan dari PKB Nomor 4372/DPP-03/VI/A.2/VI/2015. Namun,  PKB kemudian mencabut kembali SK tersebut pada tanggal 23/07/2015. Sekarang foto potongan SK pencabutan itu sudah beredar di media sosial.
“Surat Keputusan Dewan Pengurus Pusat Partai Kebangkitan Bangsa Nomor 4372/DPP-03/VI/A.2/VI/2015 tanggal 25 Juni 2015 tentang Penetapan Drs. Wilfridus Fidelis Pranda dan H. Benyamin Padju, S.E, sebagai pasangan Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Manggarai Barat Periode Tahun 2016-2021 dari Partai Kebangkitan Bangsa dicabut dan dinyatakan tidak berlaku lagi sejak ditetapkannya Surat Keputusan ini,” tulis dalam SK PKB tertanggal 23/07/2015.
Diduga, PKB mencabut kembali SK pencalonan untuk Pranda-Padju karena paket tersebut tidak mengikuti kewajiban untuk berkonsolidasi dengan struktur PKB se-Kabupaten Manggarai Barat. Hal ini penting dilakukan demi keberhasilan paket tersebut dalam memenangkan Pemilukada tahun 2015 ini.
Belakangan, santer dikabarkan, PKB kembali akan mencabut SK pencalonannya atas Paket Wanus-Sukmaniara. Hal ini antara lain diklaim oleh loyalis Pranda-Padju sebagaimana telah diberitakan sebelumnya. Pasalnya, PKB hendak mengembalikan keputusannya untuk mengusung pasangan Pranda-Padju.
SENIN, 03 Agustus 2015
Jurnalis       : Fonsi Econg
Foto            : Fonsi Econg
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...