Dua Pucuk Senpi Milik TNI AU Dicuri, TNI Polri lakukan Pengejaran


JAYAPURA—Pos Paskhas Satgas pengamanan daerah rawan (Pam Rawan) di pos bandara Enarotali, Kabupaten Paniai dimasuki pencuri, Dua pucuk senjata api (Senpi) organik SS1 dan dua Magazen masing-masing berisi 30 butir amunisi, Jumat (14/08/2015). Hingga saat ini pelaku belum diketahui dan gabungan anggota TNI Polri masih melakukan pengejaran.
Informasi yang didapat Cendana News, diperkirakan sekitar 04.30  terjadi pencurian senpi jenis SS1 dicuri orang tak dikenal (OTK). Saat kejadian pelaku mencongkel jendela bagian belakanng pos Paskhas TNI AU di bandara Enarotali. Diperkirakan pelaku membawa kabur ke arah ujung bandara sebelah barat, gunung Bobairo.
Selang lima belas menit kemudian 10 anggota Paskhas TNI AU asal Batalyion 464 Malang melakukan pengejaran ke gunung Bobairo dan melepaskan tembakan peringatan sebanyak sepuluh kali, namun pelaku berhasil meloloskan diri.
“Sekarang Brimob Polda Papua BKO Polres Paniai memimpin penyisiran di Kampung Darouto, Distrik Paniai Timur dipimpin langsung Ipda Rustam dibantu anggota Polres Paniai dan TNI AD,” kata salah satu anggota Polri di Enarotali, Paniai  ketika dihubungi melalui telpon seluler oleh Cendana News, Jumat (14/08/2015).
Ia katakan dua senpi yang hilang antara lain Senpi SS1 C2 lengkap magasen berisi 30 butir amunisi dengan nomor senjata 0273, pemegang senpi anggota Paskhas Batalyon 464 Malang, Kopda Imron dan senpi SS1 C1 lengkap juga dengan magasen berisi 30 butir amunisi dengan nomor senjata 0865, pemegang senpi anggota Paskhas Batalyon 464 Malang, Pratu Juni Yudi Makarti.
“Jadi pencuri itu bawa dua senpi dan dua magasen yang isinya 60 buitr, bisa bertahan sampai 2 bulanan itu. Sekarang juga sedang ramai di Enarotali, karena ada gerak jalan dalam rangka HUT RI ke-70, tapi situasi kondusif,” tambahnya.
Juru Bicara Kodam XVII Cenderawasih, Letkol Inf Teguh P. Rahardjo membenarkan kejadian tersebut, yang mengakibatkan dua pucuk senjata api jenis SS1 hilang. Menurutnya, saat ini tengah dilaksanakan pengecekan oleh Kasi Intel Korem 173/Biak dan anggota TNI Polri yang ada di Enarotali, Paniai.
“Penyebab hilang, masih dalam pemeriksaan, apakah karena dicuri atau ada penyebab lainnya,” kata Teguh, Jumat (14/08/2015).
Sekedar diketahui bahwa, kelompok Tentara Pembebasan Nasional (TPN) Organisasi Papua Merdeka (OPM) wilayah Enarotali, Paniai dan sekitarnya kini di pimpin Demianus Yogi yang diperkirakan memiliki puluhan pengikut.
JUM’AT, 14 AGUSTUS 2015
Jurnalis : Indrayadi T.Hatta
Editor : Sari Puspita Ayu
Lihat juga...