Empat Jenazah Korban Pesawat Trigana Air Berhasil Teridentifikasi Tim DVI

JAYAPURA — Empat korban kecelakaan pesawat Trigana Air ATK 42 PK-YRN IL-267 yang jatuh di Pegunungan Bintang, Minggu (16/08/2015) lalu, berhasil teridentifikasi Tim DVI Polri.
Kepala Pusat (Kapus) Dokkes Mabes Polri, Brigjen Pol Arthur Tampi mengatakan, ke empat jenazah tersebut dikenali dari rekaman medis dan properti yang digunakan korban. Jenazah yang sudah di identifikasi tersebut merupakan jenazah yang dievakuasi lebih awal dari Oksibil ke Jayapura, Rabu (19/08/2015).
“’Kami menerima 4 peti jenazah, dengan nomor urut 001, 002, 003, dan 004,” kata Arthur, Kamis (20/08/2015).
Teridentifikasinya ke-empat jenazah tersebut, karena dari properti yang korban kenakan serta  dari rekaman medis. “Kalau ada dua bukti sekunder yang sudah ditemukan maka sudah bisa dikatakan korban sudah teridentifikasi,” ujarnya.
Selanjutnya, ke-empat jenazah tersebut diserahkan ke pihak Polda Papua ke PT Trigana Air Service dan selanjutnya diserahkan ke keluarga. Setiap harinya, tim DVI menargetkan 10 jenazah teridentifikasi. “Kami targetkan sehari bisa berhasil identifikasi 10 jenazah,” katanya.
Ditempat yang sama, Direktur Operasional PT Trigana Air, Beny Sumaryanto menuturkan bahwa pengiriman korban akan dilakukan ke kampung masing-masing dan keseluruhan proses pengiriman menjadi tanggungjawab pihaknya.
“Tadi sudah ada yang berhasil diidentifikasi, korban yang dari Pegunungan Bintang, jenazahnya akan dikirim ke Oksibil menggunakan pesawat Trigana Air Service, untuk korban dari Serui, kami akan menggunakan pesawat yang memang terbang ke Serui,” kata Sumaryanto.
Terkait evakuasi jenasah hari ini, Kapolda Papua, Brigjen Pol Paulus Waterpauw mengatakan hingga kini semua keluarga dari kru Trigana Air Service sudah ada di Jayapura. Seluruh korban Trigana telah berada di rumah sakit Bhayangkara untuk diidentifikasi, 50 kantong jenazah berhasil dievakuasi dari Oksibil ke Jayapura, siang ini menggunakan pesawat Trigana Air dan Helikopter MI milik TNI AD.
“Semua jenazah sudah dievakuasi dari Oksibil ke Jayapura dan semuanya sudah ada di Rumah Sakit Bhayangkara Jayapura untuk menjalani proses identifikasi,” kata Waterpauw.
Berikut empat jenasah yang berhasil di identifikasi oleh Tim DVI, antara lain :
1.      Seketaris Bappeda Kabupaten Pegunungan Bintang, Terianus Salawala;
2.      Pegawai Kantor PT.Pos Indonesia Jayapura, Mathius Nicolas Aragae;
3.      Mahasiswa STIE (Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi) Serui, Kabupaten Yapen-Papua, La Boni alias Boni Woriori;
4.      Guru di Oksibil, Pegunungan Bintang, Wendepen Bamulki.
KAMIS, 20 Agustus 2015
Jurnalis       : Indrayadi T Hatta
Foto            : Indrayadi T Hatta
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...