Es Sinom, Jamu Tradisional Pelepas Dahaga yang Kaya Manfaat

SURABAYA — Sinom, salah satu jamu tradisional favorit masyarakat yang berbahan dasar daun asam. Selain enak, nikmat, menyegarkan, pelepas dahaga, juga meyehatkan bagi tubuh manusia. Dan penjualnya banyak ditemui di pinggir jalan pusat keramaian, tidak terkecuali di Surabaya.
Sinom mempunyai kegunaan untuk meningkatkan nafsu makan, mengurangi radang lambung atau maag serta membantu upaya pemulihan kesehatan bagi penderita penyakit hepatitis C atau sakit kuning. Bahkan jamu sinom mempunyai manfaat untuk mengurangi racun dalam hidangan masakan laut. 
Jamu sinom sangat baik dan tidak berbahaya jika diminum setiap hari, oleh karena itu jamu sinom banyak dikonsumsi oleh masyarakat-masyarakat di seluruh indonesia. Segar nikmat serta kaya manfaat dan khasiat itulah yang membuat minuman tradisional ini banyak di gemari.
Karena digemari masyarakat, hal tersebut dimanfaatkan oleh beberapa orang jadi mata pencarian, salah satunya Siti (28 tahun). Dia menjual es sinom di Jalan Darmo Baru Barat Surabaya.
Pendapatannya dari pejualan Es Sinom dibilang lumayan, Meski jumlah pemasukan tergantung dari jumlah pembeli. Pendapatannya jika ramai bisa mencapai 300 ribu Rupiah tetapi jika sepi tidak mencapai 100 ribu Rupiah.
“Terkadang ramai, terkadang juga sepi,” yjarnya saat ditemui Cendana News, Sabtu (01/07/2015).
Dia biasa membuka lapaknya setiap hari dari jam 07.00-17.00 WIB. Per gelas es Sinom dijual dengan harga dua ribu Rupiah.
“Kalau ramai sehari bisa habis satu tong, kalau sepi hanya setengah tong,” ujarnya.
Salah satu pelanggan tetap, Nofiana Sari (24 tahun) mengungkapkan rasanya yang enak membuatnya sering membeli sinom di tempat ini.
“Biasanya sinom ada yang terlalu asam, ini enak dan manis,” Jelasnya.
Pembeli lainnya, Adi Nugraha (29 tahun) mengungkapkan selain segar sinom juga bermanfaat untuk kesehatannya.
“Sinom kan salah satu jamu, jadi pasti baik untuk kesehatan,” Tegasnya.
SABTU, 01 Agustus 2015
Jurnalis       : Charolin Pebrianti
Foto            : Charolin Pebrianti
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...