Evakuasi Citilink Sebabkan Penundaan Beberapa Penerbangan

Evakuasi Citilink
PADANG — Evakuasi Pesawat Citilink QG970 yang tergelincir di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) Padang terus dilakukan. Akibatnya, untuk sementara proses operasional di bandara ini terpaksa dihentikan.
Pesawat Citilink itu tergelincir pada Minggu (2/8/2015) malam yang diduga karena cuaca hujan deras yang mengguyur daerah setempat. Akibat kejadian tersebut, 2 orang dilarikan ke rumah sakit karena shock, sementara 174 orang penumpang lainnya selamat.
Pagi ini, tiga penerbangan dari Padang tujuan Jakarta oleh Lion Air, Garuda Indonesia, dan Sriwijaya Air, mengalami penundaan keberangkatan dari jadwal semula.
“Operasional landasan pacu dihentikan sementara, menunggu keputusan lebih lanjut dari Otoritas Bandara dan Airnav Indonesia selaku penyelenggara lalu lintas penerbangan,” ujar Corporate Secretary dan Legal Angkasa Pura II Agus Haryadi, Senin (3/8/2015).
PT Angkasa Pura II (Persero) sudah berkoordinasi dan bekerjasama dengan pemangku kepentingan seperti Ditjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Otoritas Bandara, dan Lanud serta Airnav Indonesia untuk melakukan evakuasi pesawat,  agar operasional bandara secara keseluruhan dapat kembali normal.
Direktur Utama Citilink Albert Burhan dan Direktur Operasional Citilink Hadinoto Soedigono memantau langsung proses evakuasi itu di lapangan.
Menurut Komisaris Citilink, Timbo Siahaan, kedua direksi itu berangkat dari Jakarta ke Padang pukul 5.00 WIB dengan menggunakan pesawat Citilink serta membawa peralatan untuk evakuasi. Dari pantauan di lapangan, sekitar pukul 8.50 WIB, semua roda pesawat Citilink QC970 sudah berada di landasan pacu.
SENIN, 03 Agustus 2015
Jurnalis       : Muslim Abdul Rahmad
Foto            : Istimewa
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...