Fasilitas Jembatan Penyeberangan Belum Dimanfaatkan Maksimal

SURABAYA — Jembatan penyeberangan yang berada di Jalan Mayjend Sungkono sepi dari para penyeberang. Pejalan kaki biasanya lebih memilih menyeberang lewat jalan raya daripada melalui jembatan penyeberangan.
Antik Palupi (28 tahun) salah satu pejalan kaki mengaku menyeberang lewat jembatan penyeberangan kurang praktis dan melelahkan.
“Kalau langsung menyeberang lewat jalan raya lebih cepat dan praktis,” Jelas ibu beranak dua ini.
Ia menjelaskan jika lewat jembatan penyeberangan ia harus jalan memutar untuk sampai dari kantornya.
“Meskipun resikonya lebih besar, tapi lebih cepat sampai kantor,” Imbuh wanita berambut pendek ini.
Sedangkan menurut Sutini (47 tahun) mengaku jika lewat jembatan memang lebih lama tapi keamanan lebih terjamin.
“Meski lebih lama tapi kan aman dari pengendara kendaraan bermotor, tidak takut keserempet atau ketabrak mobil dan motor” Jelasnya.
Jembatan penyeberangan meskipun lebih lama dan kurang praktis tetapi tingkat keamanan pejalan kaki lebih terjaga.
SELASA, 18 Agustus 2015
Jurnalis       : Charolin Pebrianti
Foto            : Charolin Pebrianti
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...