Gubernur NTB: Jangan Kambinghitamkan Permasalahan Lahan

MATARAM — Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) diminta tidak lagi mencari kambing hitam untuk tidak merealisasikan pembangunan kawasan Mandalika Resort yang sampai sekarang belum juga dimulai, termasuk juga terkait keberadaan lahan seluas 135 are yang masih diklaim kepemilikannya oleh warga.
“ITDC saya minta jangan lagi cari alasan untuk tidak memulai pembangunan di kawasan Mandalika Resort, sebab lahan yang sudah ada dan dibebaskan pemerintah daerah jauh lebih luas daripada yang belum, yaitu hanya 135 hektar are, jadi jangan itu-itu terus yang dijadikan kambing hitam, sebab lahan yang sudah tersedia saja progresnya belum ada kelihatan” kata Gubernur NTB, Zainul Majdi di Mataram, Selasa (25/8/2015).
Majdi mengatakan, luas lahan di kawasan Mandalika yang sudah dibebaskan saat sendiri seluas 995 hektar are, lahan seluas itu tidak akan habis, meski untuk pembangunan hotel berbintang sekalipun maupun fasilitas pariwisata lain, mau dapat darimana lahan seluas itu, untuk sisa lahan seluas 135 saat ini masih dalam proses pembayaran dan sebagaiannya sudah dilunasi Pemda kepada masyarakat
Majdi menambahkan, terkait dana senilai 1,8 triliun yang pernah dijanjikan pemerintah pusat, saya sudah berbicara lansung kemarin pada pertemuan Gubernur se-Indonesia dengan Presiden dan memastikan dana tersebut tetap akan dianggarkan untuk pembangunaninfrastruktur dasar, berupa jalan, air bersih dan penerangan di 2016. 
“Saat berbicara lansung kemarin, Presiden tetap komit terkait anggaran pembangunan Madalika senilai 1,8 triliun tersebut, meski memang tidak dimasukkan Kementerian BUMN dalam perencanaan,” sebutnya.
SELASA, 25 Agustus 2015
Jurnalis       : Turmuzi
Foto            : Turmuzi
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...