Gubernur NTB: Pemerkosaan Anak Termasuk Kejahatan Luar Biasa

MATARAM — Adanya data dari Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Nusa Tenggara Barat (NTB) tentang kejahatan pemerkosaan anak yang jumlahnya mencapai seratusan lebih dan telah melahirkan anak, membuat Gubernur NTB geram dan meminta kepada aparat penegak hukum supaya memberikan hukuman maksimal kepada para pelaku.
“Saya minta kepada aparat penegak hukum di semua tingkatan, mulai dari aparat kepolisian sampai pengadilan supaya memberikan hukuman maksimal bagi para pelaku kejahatan pemerkosaan anak, karena kejahatan pemerkosaan anak itu termasuk kejahatan luar biasa yang harus dibasmi, tidak ada tempat bagi mereka di NTB” kata Zainul Majdi di Mataram, Kamis (13/8/2015).
Menurut Majdi, aksi kejahatan pemerkosaan terhadap anak tidak saja bisa menimbulkan tekanan psikologis dan trauma berkepanjangan terhadap anak, tapi juga bisa menghancurkan masa depan anak bersangkutan termasuk kehidupan keluarga.
Jadi jangan dikira yang namanya kejahatan luar biasa itu hanya kejahatan yang dilakukan para pelaku korupsi, kejahatan pemerkosaan anak juga termasuk kejahatan yang menjadi musuh kita bersama untuk diperangi.
“Saya dari dulu termasuk orang yang mengajak kita semua termasuk aparat penegak hukum untuk tidak memberikan ruang dan ampun bagi para pelaku pemerkosaan anak serta meminta kepada aparat penegak hukum menjatuhkan hukum maksimal,”sebutnya.
KAMIS, 13 Agustus 2015
Jurnalis       : Turmuzi
Foto            : Turmuzi
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...