Harga Cabai Merah Besar di Denpasar Rp.1.500 per Buah

DENPASAR — Kurangnya pasokan dari dalam dan luar pulau Bali membuat harga cabai di Denpasar mulai mahal. Bahkan ditingkal penjual eceren, harga cabai merah besar 1,500 rupiah per buah.
Tak ayal hal tersebut membuat pembeli rada kesal. Kekesalan tersebut diungkapkan kepada pedagang cabai, seperti yang dilakukan salah satu ibu rumah tangga setempat, Novi.
” Bawa duit Rp.3.000 dapat cabai merah besar sebanyak dua buah, siapa yang tidak sewot,” ujar Novi.
Pedagang Pasar-pasar tradisional juga mengeluhkan harga cabai merah besar perlahan naik. Hal ini sudah dapat diprediksi dikarenakan musim kering yang melanda berbagai daerah di negara ini.
Ibu Sulis, pedagang cabai di Pasar tradisional Pudak menjual cabai merah besar seharga 30,000 per kilogram, hal ini dilakukan dengan melakukan oplosan antara stok yang dimiliki dengan pasokan baru.
” awalnya belum terlalu buruk, akan tetapi jika harga cabai terus merangkak naik, maka dikhawatirkan stok kami akan membusuk sehingga menjadi kerugian bagi kami,” ujar Ibu Sulis.
Naiknya Cabai merah besar ditengarai akibat pasokan luar pulau yang tersendat akibat terlambat panen. Hal ini imbas dari cuaca ekstrem belakangan ini yang banyak mengeringkan lahan-lahan pertanian.
Cabai rawit merah juga terancam merangkak naik semakin tinggi dikarenakan para petani daerah Bangli dan Singaraja sedang berjuang untuk panen ditengah cuaca panas.
“Semoga kenaikan harga cabai tidak mempengaruhi daya beli masyarakat Bali, karena orang Bali suka makanan pedas,” harap Ibu Wayan Sri, rekan Ibu Sulis sesama pedagang.

KAMIS, 06 Agustus 2015
Jurnalis       : Miechell Koagouw
Foto            : Miechell Koagouw
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...