Harga Elpiji 3 Kilogram di Mataram Melonjak Sampai ke Harga 20 Ribu

MATARAM — Harga elpiji 3 kilogram di Kota Mataram yang sebelumnya 16 ribu rupiah mengalami kenaikan menjadi 18 sampai 20 ribu rupiah, kenaikan tersebut sudah mulai berlansung semenjak beberapa hari terahir akibat stok elpiji yang mengalami kelangkaan, sejumlah pengecer pun yang biasanya bisa menjual gas elpiji dalam jumlah besar juga mulai mengeluh, karena jatah dari agen dibatasi.
“Stok gas elpiji yang kita dapatkan dari para agen sekarang ini dibatasi, tidak seperti bulan lalu, berapapun kita pesan tetap diberikan, sekarang semenjak awal agustus kemarin, jatah yang diberikan agen paling banyak 50 tabung,” kata Radaiyah, pengecer gas elpiji 3 kilogram asal Kelurah Kebon Bawak Barat, Ampenan, Kota Mataram, Rabu (12/8/2015).
Dikatakan, akibat pembatasan dari agen tersebut, banyak warga yang biasanya berlangganan tidak kebagian dan harus berebut setiap diantarkan oleh petugas dari agen resmi gas elpiji 3 kilogram. Meski mengalami kenaikan harga, tapi gas elpiji 3 kilogram tetap diburu warga, karena merupakan kebutuhan untuk memasak.
Asnawati, Ibu rumah tangga asal Jempong Kota Mataram mengatakan kenaikan harga elpiji 3 kilogram dari 16 ribu pertabung menjadi 20 ribu memang banyak dikeluhkan warga, selain itu, meski harganya mahal stoknya yang tersedia di pengecer juga kerap habis duluan dan banyak warga yang tidak kebagian membeli.
“Pusing juga kita dibuat dengan gas elpiji 3 kilogram sekarang ini, sudah harga mahal, kita kalau tidak cepat datang membeli ke pengecer juga bisa tidak kebagian, terus mau masak pakai apa, karena memang hampir sebagian besar warga di Kota Mataram selama ini memasak menggunakan gas elpiji 3 kilogram,” ungkapnya.
Lebih lanjut Asnawati berharap supaya maslaha kelangkaan gas elpiji 3 kilogram sekarang ini bisa diatasi Pemkot Mataram, supaya warga tidak lagi mengalami kesulitan dan harus berebutan.
RABU, 12 Agustus 2015
Jurnalis       : Turmuzi
Foto            : Turmuzi
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...