Investor Asing Sedang Dirikan Delapan Hotel di Kota Padang

PADANG –– Delapan buah hotel baru tengah dibangun di Kota Padang. Kedelapan hotel tersebut merupakan investasi asing. Menurut Walikota Padang Mahyeldi, delapan hotel itu ditujukan untuk meningkatkan sektor pariwisata di Ibu Kota Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) itu.
“Hotel tersebut minimal lantai enam,” ujar Mahyeldi Ansharullah di Padang, Minggu (09/08/2015).
Menurut Mahyeldi, ada konsulat Jepang yang telah datang untuk mengatakan keinginannya. Beberapa negara yang menunjukkan ketertarikannya setelah melihat lokasi dan potensi yang ada di Kota Padang yaitu, Qatar, Kuwait, Australia dan Korea Selatan.
“Mereka mau berlama-lama di sini untuk melihat potensi yang dimiliki oleh Kota Padang tanpa biaya, bahkan ada yang mengontrak rumah disini,” katanya.
Mahyeldi juga  mengatakan investor Australia siap berinvestasi di bidang perhotelan, pelabuhan dan pariwisata di Padang.
“Kemarin mereka datang, kita sudah surati dan keinginan mereka sudah kita jawab, kemudian gubernur akan memperkuat,” jelas Mahyeldi.
Nilai investasi tersebut mencapai angka 3 Triliun rupiah. Ia menjelaskan, para investor tersebut bukan hanya membantu dalam hal pembangunan hotel, akan tetapi mereka juga berminat membantu dalam pembangunan wisata, seperti pembangunan Kasawan Wisata Terpadu (KWT) Kota Padang.
“3 Trilun dari para investor, diantara mereka ada juga investor dari Sumatera Barat,” ujar Mahyeldi.
Investor Australia, menurut Mahyeldi tertarik pada semua objek pariwisata di Padang, khususnya beberapa pulau, termasuk gunung padang dan pantai padang.
“Kita akan beri kemudahan dan kepastian hukum, agar mereka nyaman berinvestasi di sini,” lanjutnya.
Sebelumnya, Pemkot Padang pada tahun anggaran 2015 juga sudah mengalokasikan dana sebesar Rp100 juta untuk mengembangkan destinasi wisata atau KWT Gunung Padang.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Padang, Dian Fakhri mengatakan,  anggaran tersebut telah ditambahkan dalam APBD perubahan yang rencananya akan digunakan dalam pengembangan tahap wal KWT Gunung Padang.
Ia menyebutkan, pada tahap awal ini sepenuhnya anggaran tersebut akan digunakan untuk menyusun sebuah studi dalam mengalisis potensi pembangunan KWT tersebut.
“Pentingnya studi analisis potensi ini mengingat mulai banyaknya investor yang memberikan penawaran untuk menanamkan modal di daerah tersebut,” jelas Dian Fakhri.
Studi analisis ini menjadi sangat penting bagi Kota Padang dalam menjajakan sumber daya alamnya.
MINGGU, 09 Agustus 2015
Jurnalis       : Muslim Abdul Rahmad
Foto            : Muslim Abdul Rahmad
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...