Jelang HUT Kemerdekaan, Penjual Bendera Dapatkan Omset Hingga Jutaan

SURABAYA — Demi menyemarakkan bulan Kemerdekaan Republik Indonesia yang jatuh di tanggal 17 Agustus 1945. Banyak warga yang menggunakan momentum ini untuk berjualan bendera yang menjadi salah satu atribut penting dalam menyemarakkan kemerdekaan.
Berlokasi di Jalan Kertajaya, Jasmani (50 tahun) warga Wonokromo Surabaya memilih berjualan bendera di bulan Agustus, beralih dari pekerjaan tiap harinya yang menyewakan rental mobil dan rental Playstation (PS).
Ia berjualan dari jam 06.00-18.00 WIB setiap hari selama bulan Agustus. Setiap bendera yang ia jual harganya bervariasi dari 30 ribu Rupiah hingga 175 ribu Rupiah.
“Bendera untuk depan rumah harganya 30 ribu Rupiah, kalau bendera untuk kantor harganya 175 ribu Rupiah,”jelasnya saat ditemui Cendana News, Rabu (05/08/2015).
Jasmani
Ia menjual bendera hasil karyanya sendiri, termasuk dengan tiangnya. Untuk tiang bendera sendiri dibanderol dengan harga bervariasi tergantung kualitasnya, ada yang 0-60 ribu rupiah, Rp.125 ribu dan yang terbuat dari besi dihargai Rp.350 ribu.
“Saya buat sendiri semua, per hari bisa sampai 1000 bendera,”ujarnya.
Ia mampu meraup keuntungan per hari hingga 300-400 ribu. Menurutnya tahun lalu, jika sudah diatas tanggal 10 maka keuntungannya bisa mencapai 1,5 juta – 2 juta Rupiah per hari.
“Sekarang masih tanggal 5, jadi paling banyak ya 300-400 ribu,” Tegasnya.
Rudi Hermawan (32 tahun) warga Manyar Tegal yang kebetulan sedang membeli bendera mengungkapkan memasang Bendera Merah Putih di halaman rumah saat memperingati HUT Kemerdekaan sebagai wujud kecintaan terhadap NKRI.
“Sekaligus wujud dari menghargai jasa dari pahlawan,”jelasnya sambil tersenyum.
RABU, 05 Agustus 2015
Jurnalis       : Charolin Pebrianti
Foto            : Charolin Pebrianti
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...