Jelang Ospek, Pejual Perlengkapan Gelar Dagangan di Kampus UB

MALANG — Beberapa hari menjelang pelaksanaan Orientasi Studi Pengenalan Kampus (Ospek) Universitas Brawijaya (UB) yang rencananya akan diselenggarakan pada tanggal 1 September 2015 nanti, sejak hari Senin kemarin mulai banyak ditemui penjual perlengkapan menggelar dagangannya di pinggir jalan Veteran tepatnya di depan kampus UB.

Para pedagang ini menjual berbagai jenis perlengkapan kebutuhan untuk ospek, mulai dari pita, tali rafia, tikar, kardus, dasi, kemeja dan celana hitam putih serta perlengkapan lainnya.

Tidak hanya pedagang, beberapa orang mahasiswa juga memanfaatkan momentum ini untuk berjualan perlengkapan ospek untuk mendapatkan rezeki, seperti yang dilakukan Bayu.

Bayu salah satu mahasiswa Fakultas Peternakan UB mengaku baru kemarin Senin dan baru tahun ini dirinya bersama seorang temannya berjualan perlengkapan ospek.

Selain menjual dagangannya di jalan Veteran, dengan memanfaatkan keberadaan internet khususnya media sosial, dirinya juga menerima pesanan paket langsung jadi yaitu paket online dan paket offline yang diberi harga RP.40.000,- per paket. Sedangkan paket bawaan di pasang tarif Rp. 50.000,-.

“Sementara ini yang kami utamakan yaitu menjual perlengkapan untuk ospek Universitas, karena ospek yang dilakukan pada hari pertama adalah ospek universitas. Namun kami juga melayani pemesanan kebutuhan ospek Fakultas bagi Mahasiswa Baru yang sudah mengetahui tugas-tugas ospek,”imbuhnya.

Menurut Bayu dirinya lebih banyak menerima pesanan melalui media sosial maupun melalui SMS daripada pembeli yang langsung datang ketempat dirinya berjualan. Harga yang dia tawarkan juga sama dengan harga di pasaran “kalau di jual lebih mahal, takutnya malah tidak ada yang beli,” ungkapnya.

Dalam sehari, Bayu biasanya membawa pulang uang sebesar Rp. 200.000,- dari hasil penjualannya. Selain Bayu, rupanya juga banyak akun-akun di media sosial yang menjual perlengkapan ospek secara online.

SELASA, 25 Agustus 2015
Jurnalis       : Agus Nurchaliq
Foto            : Agus Nurchaliq
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...