Kabupaten Maluku Tengah Penunggak Raskin Terbesar di Maluku

Ilustrasi [net]

AMBON — Kepala Bidang Penyaluran Devisi Regional (Divre) Perum Bulog Maluku, Kadir Kosso di Ambon Minggu sore mengatakan, tunggakan beras miskin atau Raskin di Provinsi Maluku sejak tahun 2013 hingga 2014 sebesar Rp 1,36 miliar.

Bahkan tunggakan tersebut, terbesar dari 11 Kabupaten dan Kota di Maluku itu, dengan jumlah tunggakan Rp 418,10 juta. Dirincikan, pada 2013 terjadi tunggakan sebesar Rp 298,35 juta dan tahun 2014 mencapai Rp 1,06 miliar.
Tunggakan raskin untuk tahun 2013 di Kota Ambon sebesar Rp 221,37 juta. Kabupaten Seram bagian Barat Rp 40,38 juta. Kabupaten Seram Bagian Timur sebesar Rp 36,60 juta.

“Untuk Kabupaten Buru dan Buru Selatan pada 2013 tidak ada tunggakan Raskin,” katanya.

Tunggakan raskin pada 2014 di Kabupaten Maluku Tengah sebesar Rp 418,10 juta, Kota Ambon Rp 344,14 juta, Kabupaten Buru Selatan Rp 187,21 juta, kabupaten Seram Bagian Timur Rp 116,60 juta, dan kabupaten Seram Bagian Barat senilai Rp 3,56 juta.

Menyangkut tunggakan raskin tersebut ia bersama bersama pihaknya sedang berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten dan Kota di Maluku yang memiliki tunggakan agar secepatnya melunasinya.

Katanya, akibat tidak melunasi tunggakan berdampak kepada Kabupaten Buru pada 2014 maka jatah raskin tahun 2015 ini tidak bisa disalurkan.

Kadir menyebut, Raskin untuk tiga kecamatan di Kabupaten Buru Selatan yaitu Kecamatan Waesama, Namrole dan Leksula belum disalurkan sejak Januari hingga awal Agustus 2015.

Selain itu, di Kecamatan Ambalau raskin baru disalurkan baru pada Mei 2015 serta Kecamatan Kepala Madang Kabupaten Buru Selatan pada Juni 2015.
MINGGU, 23 Agustus 2015
Jurnalis       : Samad Vanath Sallatalohy
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...