Kasatpol PP DKI Jaya: Pembongkaran Sudah Sesuai Prosedur

JAKARTA — Dalam keterangan pers dihadapan awak media sore kemarin di lokasi pembongkaran kawasan Kampung Pulo Jatinegara, kepala Satuan Polisi Pamong praja DKI Jaya, Kukuh Hadi Santoso mengatakan semua sudah sesuai prosedur.
Surat Peringatan atau SP sudah dilayangkan sampai tiga kali sehingga langkah terakhir adalah penertiban.
“Semua kegiatan hari ini sudah sesuai prosedur kami, dan terkait apa yang terjadi di lapangan itu adalah resiko dimana kami hanya menjalankan tugas atau perintah atasan,”papar Kukuh dalam jumpa pers singkat di depan awak media. Demi keamanan maka jumpa pers diadakan sekitar 500 meter dari lokasi pembongkaran dalam kawalan ketat SatpolPP DKI Jaya.
Pernyataan KasatpolPP ini sempat mendapat cibiran dari para pendukung perjuangan kemanusiaan warga kampung pulo yang di galang Eky Pitung.
“Semuanya klise dan bertentangan dengan keinginan warga. Pernyataan tersebut telah memperjelas posisi kami bahwa kami berjuang sendirian saat ini,”urai Eky Pitung dengan nada lirih saat menunggu giliran jumpa pers.
Pengulangan selalu terjadi saat peristiwa-peristiwa pembongkaran. Aparat selalu berlindung di balik pernyataan-pernyataan klise, dan warga berjibaku sendirian mempertahankan milik mereka satu-satunya, yaitu rumah dan seisinya.
Beberapa warga yang menonton peristiwa pembongkaran sangat menyayangkan sikap aparat yang terkesan arogan.
“Datang dan gilas, sepertinya begitu yang ada dipikiran mereka. Semoga warga kampung pulo diberikan ketabahan,” ujar Hanafi,seorang Pemuda asal kampung melayu.
Bahkan seorang kernet buskota 213 sempat meneriakkan kata “ayam sayur” kepada aparat saat bus tersebut melintas di lokasi pembongkaran. Namun hal ini tidak berbuntut panjang karena aparat bisa menahan diri. 

JUMAT, 21 Agustus 2015
Jurnalis       : Miechell Koagouw
Foto            : Miechell Koagouw
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...