Kebun Binatang Surabaya Jadi Destinasi Favorit Berakhir Pekan

SURABAYA — Kebun Binatang Surabaya (KBS) menjadi salah satu destinasi favorit warga sekitar maupun wisatawan untuk menghabiskan akhir pekan bersama sang buah hati. Hal tersebut tidak terlepas dari kemajuan yang pesat yang dialami oleh taman satwa ini.
Kemajuan tersebut merupakan hasil kerja yang dilakukan secara berkelanjutan, diantaranya dengan mengadakan berbagai kegiatan dengan pengunjung serta memberikan nuansa bersih dan teratur yang mampu memberikan efek baik bagi KBS
“Kami punya program edukasi, feeding time, dan tunggangan unta, gajah dan kuda,” sebut Tatar Sarwono (27 tahun), Humas KBS kepada Cendana News , Minggu (09/08/2015).
Dengan adanya kegiatan seperti itu, dinilai berhasil menarik minat pengunjung. Terbukti pada waktu libur lebaran, pengunjung di KBS membludak hingga menembus angka 24 ribu pengunjung dalam satu hari.
Untuk kebersihan dan kesejahteraan satwa sendiri, KBS menyiapkan berbagai upaya. Mulai dari makanan yang bergizi untuk satwa, juga nutrisi serta kebersihan kandang dan satwa yang dijaga rutin.
“Pembersihan kandang jam 5 pagi dan jam 3 sore,” Ujarnya.
Jadwal maka diatur berdasarkan jenis satwa. Juga diatur kadar makanannya serta nutrisinya.
“Satwa tidak boleh obesitas juga tidak boleh kurus,” Tukasnya.
Jika satwa mengalami obesitas dan kemudian sulit bergerak maka akan menimbulkan kematian. Oleh karena itu, pihak KBS melarang pengunjung memberikan makanan ke satwa.
“Keeper harus tahu kondisi satwa yang dijaganya,” Tegasnya.
Rizal Andrianto (15 tahun) salah satu pengunjung dari Pacitan mengungkapkan ia senang datang ke KBS hanya saja menurutnya kebersihan di KBS yang kurang terjaga.
“Sekarang KBS bagus dan rapi, hanya saja masalah sampah masih jadi masalah,” Jelasnya.
Saat ini, jumlah satwa yang ada di KBS yakni, mamalia berjumlah 625, aves berjumlah 653, reptil berjumlah 216, Pisces Air Tawar berjumlah 695 dan Pisces Air Laut 44.

MINGGU, 09 Agustus 2015
Jurnalis       : Charolin Pebrianti
Foto            : Charolin Pebrianti
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...