Kejari Ambon Eksekusi Dua Terpidana Korupsi Taman Kota

AMBON – Dua terpidana korupsi anggaran proyek taman kota yang bersumber dari APBD Kota Ambon tahun 2010 Rp. 1 miliar lebih resmi dieksekusi oleh tim dari Kejaksaan Negeri (Kejari) pada Senin (10/8/2015).
Hendrik Matahurilla dan Edmon Saiya, keduanya selaku kontraktor diproyek ini dieksekusi pasca Kejaksaan menerima salinan putusan dari Pengadilan Tipikor Ambon.
Marvie de Queldjo
Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Ambon, Malvie de Queldjo yang diwawancarai wartawan di kantor Kejati Maluku Senin (10/8/2015) mengakui, kedua terpidana sudah dieksekusi pada pukul 12.30 WIT ke lapas Kelas IIA Ambon, Kecamatan Baguala Kota Ambon.
Menurut Marvie, kedua terpidana menjalani hukuman 1 tahun. Uang pengganti masih sementara di Pengadilan Tipikor Ambon.
Edmon Saiya dan Hendrik Matahurilla dieksekusi lantaran terbukti melanggar hukum dengan cara praktek korupsi saat mengerjakan proyek Taman Kota tahun 2010 lalu.
Mereka dieksekusi karena tidak menempuh jalur hukum pasca divonis  satu tahun oleh majelis hakim pengadilan Tipikor Ambon pada 20 Maret. Sehingga kata Marvie, eksekusi terhadap kedua terpidana ini dipercepat.
Disamping dihukum penjara satu tahun, kedua terpidana juga dikenai denda masing-masing Rp 50 juta serta subsider dua bulan kurungan.
Lantaran batas waktu yang ditentukan majelis hakim Pengadilan Tipikor Ambon terhadap kedua terpidana untuk menempuh jalur hukum terkait putusan satu tahun, tapi tidak ada langkah apapun, sehingga putusan majelis Hakim Pengadilan Tipikor Ambon tersebut dengan sendirinya dinyatakan telah memiliki kekuatan hukum tetap atau inkrah.
Dalam kasus ini, sedikitnya ada tujuh terdakwa yang dihukum satu tahun. Dan lima orang diantaranya adalah pejabat di lingkup Pemkot Ambon.
Mereka adalah, Kepala Inspektorat, Jacky Talahatu, Kadis Kebersihan dan Pertamanan, Morits Robert Lantu, Pejabat Pembuat Komtimen (PPK), Daniel Souhoka, staf Inspektorat Audy Tuahattu serta Agustinus Pattileamonia.
Sebelumnya, Kejari Ambon telah mengeksekusi Jecky Talahatu, Audy Tuahattu dan Agustinus Pattileamonia dan hingga kini mereka sedang menjalani masa hukuman di Lapas Kelas IIA Ambon.
Sedangkan Kadis Kebersihan, Morits Lantu dan PPK Daniel Souhoka masih menempuh jalur hukum banding ke Pengadilan Tinggi (PT) Maluku atas putusan majelis hakim.

SENIN, 10 Agustus 2015
Jurnalis       : Samad Vanath Sallatalohy
Foto            : Samad Vanath Sallatalohy
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...