Kelompok Transportasi Penyumbang Tertinggi Inflasi di Balikpapan

BALIKPAPAN—Menurut Kasi Kasi Integrasi Pengolahan dan Diseminasi Statistik (IPDS)  Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Balikpapan Tony Hartono, tingginya permintaan jasa transportasi pada bulan Juli 2015 khususnya di saat arus mudik, turut memberikan andil pada inflasi Juli 2015 di kota Balikpapan. 
Inflasi kota Balikpapan selama Juli mencapai 2,04%, dengan kenaikan indeks harga sebesar 4,75%. Menurut Tony, kelompok transportasi, komunikasi, dan jasa keuangan memberikan andil terbesar pada inflasi Kota Balikpapan sebesar 0,8402%.
“Menjelang lebaran kemarin permintaan untuk sub kelompok transport sangat tinggi, kenaikan harga terjadi pada harga angkutan udara, pelumas oli, dan tarif taksi. Kenaikan indeks harga mencapai 7,32%,” ujarnya saat ditemui Cendana News di kantornya Selasa (4/8/2015).

Selain kelompok transportasi, komunikasi dan keuangan yang memberikan andil pada inflasi bulan Juli menurut Tony adalah kelompok bahan makanan serbesar  0,7566%. Hal ini karena pada bulan Juli bertepatan dengan Lebaran sehingga permintaan transport dan bahan makanan cukup besar.

Dengan demikian pada bulan Juli 2015 inflasi tahun kalender kota Balikpapan sebesar 5,49% dan inflasi year on year sebesar 9,72%.

Tony menambahkan diantara kesembilan kota/kabupaten yang dipantau inflasinya di Kalimantan , kota Balikpapan mengalami inflasi tertinggi kedua setelah Pontianak yaitu sebesar 2,04 persen. Kota Pontianak mengalami inflasi sebesar 2,56 persen.


SELASA, 4 Agustus 2015
Jurnalis : Ferry Cahyanti
Editor : Gani Khair
Lihat juga...