KPU Kota Mataram Tetap Tolak Pasangan Calon Walikota Sahaja

Akhir pendaftaran bakal calon di KPU Mataram [ilustrasi]
MATARAM — Meski Panitia Pengawas Pemilu telah memutuskan mengabulkan sebagian gugatan pasangan bakal calon Walikota dan Wakil Walikota Mataram, Salman dan Jana Hamdiana (Sahaja) dalam sidang musyawarah sengketa Pilkada Kota Mataram di Kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), namun KPU tetap menolak, karena tidak memenuhi persyaratan.
“Meski Panwaslu telah memutuskan menerima gugatan pasangan Sahaja, tapi KPU tetap menolak, karena surat dan dokumen dukungan dari Partai Golkar yang diserahkan ke KPU tanggal 2 Agustus lalu tidak sah, di samping itu juga dukungan partai Golkar telah diberikan kepada pasangan incumben, Ahyar dan Mohan Roliskan,” kata Ketua KPU Kota Mataram, Zainul Asikin, Jum’at (21/8/2015).
Dengan demikian bahwa Parpol yang sudah memberikan dukungan ke pasangan bakal calon walikota tertentu, tidak bisa kemudian diberikan lagi kepada pasangan yang lain, sehingga akan menghasilkan dukungan ganda dan UU jelas tidak membolehkan.
Dikatakan Zainul, tadi malam usai putusan yang dikeluarkan Panwaslu, lansung kita melakukan rapat pleno untuk membahas putusan tersebut, mengenai hasil putusan tersebut, bagi KPU Kota Mataram bisa menerima atau tidak, namun memang konsultasi hari tetap kita lakukan dengan KPU di Jakarta, mengenai apakah Pikada serentak Kota Mataram akan tetap dilakukan atau tidak tergantung hasil Komunikasi dengan KPU pusat.
“Mengenai tetap dilaksanakannya Pemilukada Kota Mataram bulan desember mendatang, tergantung hasil komunikasi dengan KPU Pusat, kalau KPU bilang laksanakan, Pilkada serentak 2015 akan dilkasanakan,” ungkapnya.
Sebelumnya, Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Mataram mengabulkan gugatan pasangan Salman dan Jana Hamdiana (Sahaja) atas Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Mataram terkait keabsahan dokumen dukungan Partai Golkar, yang sebelumnya dinyatakan tidak sah oleh KPU, karena Partai Golkar telah memberikan dukungan kepada pasangan calon incumben, Ahyar dan Mohan Roliskana (Mohan).
Dalam pembacaan keputusan Panwaslu yang tebalnya puluhan lembar, di kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) NTB yang dimulai dari pukul 17.00 hingga 20.00 petang tadi, Panwaslu menyatakan bahwa dokumen dukungan Partai Golkar baik dari kubu Agung Laksono maupun Abu Rizal Bakri terhadap pasangan Sahaja adalah sah.
JUMAT, 21 Agustus 2015
Jurnalis       : Turmuzi
Foto            : Turmuzi
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...