KPU Kota Semarang Tetapkan Nomor Urut Tiga Pasangan Calon

SEMARANG — Gelaran Pemilukada Kota Semarang sudah memasuki tahapan pengundian nomor urut. Nomor nomor urut satu, pasangan Sumarmo – Zuber Safawi ( Mazu ) yang diusung oleh PKS dan PKB. Nomor urut dua adalah pasangan Hendrar Prihadi – Hevearita ( Hebat ) yang diusung oleh PDIP, Demokrat dan NasDem. Nomor urut tiga adalah pasangan Sigit Ibnugroho – Agus Sutyoso ( Sibagus ) yang diusung oleh Golkar, Gerindra dan PAN.

Ketua KPU Kota Semarang, Henry Wahyono dalam sambutannya menyebutkan, berdasarkan Peraturan KPU No. 09 pasal 69 tahun 2015, dalam pengambilan nomor urut, harus dihadiri oleh semua calon walikota dan calon wakil walikota dan minimal disaksikan oleh tiga anggota KPU.

Dia menambahkan, nanti hasil dari nomor urut pasangan masing – masing akan dijadikan sebagai acuan administrasi selama masa kampanye, yang menurut rencana akan dibagi dalam tiga zona. Sedangkan dalam pengundian nomor urut tadi menggunakan metode bola pingpong.

“Dimana angka satu – dua – tiga dimasukkan ke dalam bola pingpong masing – masing, jadi kelihatan transparan bisa dilihat oleh seluruh yang hadir, rahasia tetap terjamin,” terangnya di aula gedung serbaguna Balai Kota Semarang, Jawa Tengah, Selasa (25/08/2015).

Sementara itu, penjabat sementara Walikota Semarang, Tavip Supriyanto menghimbau, pengundian nomor urut calon pasangan, jangan berdasarkan keyakinan / mitos, bahwa pasangan dengan nomor satu pasti akan menang, semuanya sama, nomor satu, dua dan tiga merupakan angka keberuntungan yang terbaik bagi masing – masing pasangan.

Taufik berpesan, agar ketiga pasangan walikota dan calon walikota Semarang siap kalah dan siap menang, yang menang jangan memprovokasi yang kalah dan yang kalah jangan balas dendam.

“Ketiganya harus mampu menciptakan iklim yang sejuk selama dalam masa kampanye maupun pada masa tenang, dengan persaingan yang sehat,”katanya.

Secara teknis, KPU membagi dalam dua tahap proses pengundian, yang pertama ketiga pasangan calon Wakil Walikota Semarang diberi kesempatan untuk mengambil nomor undian, dimana nomor undian tersebut akan digunakan untuk menentukan siapa calon Walikota yang pertama kali akan mengambil pengundian nomor urut terlebih dahulu.
Setelah beberapa saat menunggu proses pemilihan nomor urut ketiga pasangan yang seru dan tegang, karena didalam ruangan maupun diluar ruangan terlihat pendukung meneriaki nama calonnya. Massa pendukung ketiga pasangan meneriakkan yel – yel dukungan. Akhirnya  KPU kota Semarang menetapkan tiga pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Semarang.
Hasil dari undian nomor urut tersebut langsung ditetapkan untuk kemudian dijadikan berita acara untuk acuan administratif dalam pelaksanaan Pilkada Kota semarang pada tanggal 9 Desember 2015 mendatang. Kemudian acara ditutup dengan penandatanganan kesepakatan bersama tentang pembatasan dana selama masa kampanye senilai 16,6 Miliar Rupiah.
RABU, 26 Agustus 2015
Jurnalis       : Eko Sulestyono
Foto            : Eko Sulestyono
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...