KPU Papua Minta Pengiriman Logistik Pemilu Dipercepat

Ketua KPU Papua, Adam Arisoi 
JAYAPURA –– Antisipasi keterlambatan logistik ke wilayah pedalaman seperti Yahukimo, Asmat dan Waropen, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua meminta pengiriman logistik untuk Pilkada Serentak dipercepat.
“Dalam agenda nasional, pengiriman logistik pemilu pada bulan November. Kami meminta agar waktu pengiriman logistik ke Papua dipercepat pada bulan September atau Oktober, karena letak geografis di Papua,” kata Ketua KPU Papua, Adam Arisoi, Kamis (06/08/2015).
Menurutnya, kondisi cuaca ekstrem di Papua biasa terjadi pada setiap akhir tahun. Dimana kondisi tersebut dapat menghambat proses pengiriman logistik melalui pesawat kecil dan perahu kecil ke kampung-kampung yang terisolir.
“Kami tidak mau lagi terjadi masalah keterlambatan surat pemilihan suara dan lainnya, yang terjadi di Yahukimo pada Pilpres tahun lalu. Pilkada harus dilaksanakan serentak untuk mencegah terjadinya kecurangan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua KPU Papua Barat, Amos Atkana, saat dikonfirmasi mengatakan dari sembilan Pemda yang melaksanakan Pilkada belum membayar anggaran ke KPUD sesuai Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) yang telah ditetapkan, hal ini dikhawatirkan dapat menghambat proses tahapan pilkada.
        
“Di Kabupaten Manokwari Selatan, KPUD setempat baru menerima anggaran Rp 1 miliar dan Panwaslu sebesar Rp 800 juta. Padahal, total dana yang ditetapkan dalam NPHD sebesar Rp 14 miliar,” kata Amos dari ujung selulernya.
Dari data yang telah dihimpun Cendana News, untuk KPU Papua terdapat 45 bakal calon Bupati dan Wakil Bupati yang akan bersaing pada 11 kabupaten dalam Pilkada Serentak 9 Desember mendatang. Kabupaten yang ikut antara lain Keerom, Asmat, Merauke, Supiori, Pegunungan Bintang, Boven Digoel, Kabupaten Waropen, Nabire, Yalimo, Mamberamo Raya, dan Yahukimo.
Sedangkan untuk Papua Barat, sebanyak 26 bakal calon Bupati dan Wakil Bupati bersaing di sembilan kabupaten pada pilkada serentak. Kabupaten yang ikut antara lain Kaimana, Teluk Wondama, Teluk Bintuni, Raja Ampat, Fakfak, Pegunungan Arfak, Sorong Selatan, Manokwari dan Manokwari Selatan.
KAMIS, 06 Agustus 2015
Jurnalis       : Indrayadi T Hatta
Foto            : Indrayadi T Hatta
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...