Listrik Mulai Terpasang di Perbatasan RI-PNG, Distrik Senggi, Keerom, Papua


JAYAPURA—Program pemerintah, PT. Perusahaan Listrik Negara (PLN) di Pulau Terluar atau pembangunan listrik di perbatasan oleh merupakan Program Pemerintah, dengan membangun 50 lokasi di seluruh Indonesia. Salah satunya di Distrik Senggi, Kabupetan Keerom kini telah terjawab.
“PLN Wilayah Papua dan Papua Barat (WP2B) hingga saat ini sedang melaksanakan pembangunan listrik perbatasan di enam lokasi, antaranya Sota, Mindiptana, Waropko, Kombut, Inyandit, serta Senggi dengan masing-masing kapasitas Daya sebesar 2 X 100 kiloWatt (kW),” kata Asisten Manajer Transaksi Energi Listrik (TEL) PLN Area Jayapura, Tinus Rouw di Kota Jayapura, Kamis (13/08/2015).
Dikatakannya, PLN Area Jayapura telah menyiapkan segalanya guna mendukung pembangunan listrik perbatasan tersebut. Dukungan tersebut mulai dari kesiapan mesin pembangkit hingga kesiapan jaringan. Selain itu, pihaknya telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan tokoh adat guna memberikan informasi terkait dengan program pembangunan listrik di perbatasan atau pulau terluar.

“Disini kami meluruskan bahwa ini merupakan sebuah program, bukan sebuah bantuan yang mengharuskan setiap warga harus melakukan kewajibannya baru akan mendapatkan hak nya,” ujarnya.

Hingga saat ini, lanjut Rouw, pembangunan listrik perbatasan di Distrik Senggi dalam tahap penyelesaian. Namun, jaringan belum sampai pada daerah transmigran. “Jaringan masih disekitar Distrik Senggi dan kedepannya akan diteruskan hingga daerah transmigran di SP 1 dan 2,” dikatakan Rouw.
Dengan masuknya listrik ke Distrik tersebut, Ferdinand Marweri, Kepala Distrik Senggi sangat senang dengan kehadiran listrik dari PLN. Ia berikan apresiasi kepada PLN dan berterima kasih kepada pemerintah khususnya Presiden Joko Widodo yang telah menghadirkan listrik PLN melalui programnya.
Sementara itu, Juru Bicara PLN Wilayah Papua dan Papua Barat (WP2B), Septian Dwi Pujiyanto mengungkapkan bahwa peresmian Pembangunan Listrik Perbatasan (Pulau Terluar) untuk Wilayah Papua dan Papua Barat akan diselenggarakan di Distrik Senggi secara langsung melalui teleconference oleh Presiden RI yang berpusat di Bali.
“PLN akan terus mendukung pembangunan listrik kepada daerah-daerah yang belum teraliri listrik khususnya daerah perbatasan (Pulau Terluar),” kata Juru Bicara PLN Wilayah Papua dan Papua Barat (WP2B), Septian Dwi Pujiyanto.
Distrik Senggi yang berada di Kabupaten Keerom dengan jarak tempuh dari Kota Jayapura lebih dari enam jam perjalanan merupakan salah satu distrik yang berbatasan langsung dengan negara tetangga yaitu Papua New Guinea (PNG).
Distrik Senggi sebelumnya sudah teraliri listrik desa, namun tidak berlangsung lama. Lantaran, listrik tersebut berakhir sekitar tahun 2003 hingga saat ini. Dimana setelah tahun tersebut, Distrik Senggi masih mengandalkan mesin diesel pribadi.
KAMIS, 13 AGUSTUS 2015
Jurnalis : Indrayadi T. Hatta
Foto : Indrayadi T. Hatta
Editor : Gani Khair
Lihat juga...