Mainan Kincir Angin Kertas Masih Diminati Anak-anak

SURABAYA — Meski kalah bersaing dengan permainan modern dan gadget, pembuat dan penjual kincir angin berbahan baku kertas ini tetap menggantungan nasibnya pada salah satu mainan tradisional tersebut. 
Penjual kincir angin kertas Sarwono (65 tahun) menyebutkan, salah satu cara untuk menarik minat anak-anak, kerajinannya dibuat dalam beberapa warna. Dikatakan, dari hasil berjualan tersebut, dalam satu hari dia mendapatkan paling banyak hanya 100 ribu Rupiah.
“Kalau sepi paling banyak ya 40 ribu Rupiah,” ungkap warga Dukuh Pakis Surabaya ini kepada Cendana News, Selasa (11/08/2015).
Dia menyebutkan, permainan ia hargai 3 ribu Rupiah, karena untuk bahan baku ia menghabiskan dana 1.500 ribu Rupiah. Dalam proses pembuatan, Ia dibantu anaknya dan dalam satu hari mampu menghasilkan 500 unit mainan.
“Tapi tidak setiap hari produksi, seminggu paling sekali,”sebutnya.
Sementara itu, Sariyah (50 tahun) salah seorang pembeli mainan kincir angin ini mengaku dengan dihidupkannya mainan tradisional mampu menarik minat cucunya.
“Ini cucu saya minta mainan kincir angin, biasanya kan di rumah cuma mainan gadget,” Ungkapnya.

SELASA, 11 Agustus 2015
Jurnalis       : Charolin Pebrianti
Foto            : Charolin Pebrianti
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...