Melihat Kesibukan Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang

SEMARANG — Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang memeberikan palyanan yang maksimal dengan berbagai sarana dan prasarana yang terbilang lengkap. Bandara yang memiliki landasan pacu hingga 2.680 meter tersebut saat ini sedang dibangun terminal baru seluar 27.500 meter persegi.
Tidak hanya itu, bangunan baru tersebut akan dilengkapi 35 konter chek in dengan beebrapa Garbarata.
Untuk menuju ke Bandara kebanggaan Jawa Tengah tersebut, berbagai sarana transportasi langsung disiapkan, di antaranya kareta api dari Tawang dan Poncol. Terminal Bus Terboyo, Pelabuhan Tanjung Emas.
Bandara Ahmad Yani diresmikan menjadi ” Airport ” internasional bersamaan dengan penerbangan perdana Garuda Indonesia pada bulan Maret tahun 2004, dari Semarang menuju Bandara Changi, Singapura.
Michael Tjandra, salah satu calon penumpang pesawat ketika ditemui Cendana News mengatakan, dirinya yang asli warga Semarang memamfaatkan penerbangan dari Semarang ke Medang dengan menggunakan armada lion air.
“kebetulan kali ini bersama keluarga pergi ke Medan ada acara keluarga, kami biasanya sering naik Lion Air ” terangnya.
Sementara itu penumpang lainya bernama Silvia yang juga berasal Dari Semarang menerangkan dirinya dan keluarga sering bepergian dari Semarang naik pesawat ke Jakarta atau sebaliknya.
“alasanya kadang ada promo tiket pesawat harganya terjangkau, tak jauh beda dengan naik KA Eksekutif ” ujarnya.
Sedangkan bila bepergian dari Semarang ke Jakarta atau sebaliknya dengan menggunakan mobil pribadi ” Budgetnya ” malah membengkak, tak bisa dipastikan, banyak biaya – biaya diluar dugaan kalau menggunakan kendaraan sendiri.
Dari pengamatan Cendana News, suasana Bandara Ahmad Yani di sore hari ramai sekali, banyak penumpang menunggu keberangkatan pesawat, ada pula penumpang yang baru saja landing dimana mereka terlihat sedang berjalan menuju pintu keluar.
Tempat parkir kendaraan bermotor, baik mobil maupun sepeda motor juga penuh. Begitu pula dengan antrian panjang Taksi yang sedang menungggu giliran untuk mengantar maupun menjemput penumpang.


RABU, 19 Agustus 2015
Jurnalis       : Eko Sulestyono
Foto            : Eko Sulestyono
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...