Meriahkan HUT ke 70 NKRI, Pohon Pinang Jadi Incaran Warga

LAMPUNG — Menjelang hari ulang tahun (HUT) ke 70 Negara Kesatuan Republik Indonesia, pohon pinang menjadi salah satu yang paling diburu sebagai salah satu pendukung meriahnya tujuh belasan. Hal ini dimamfaatkan salah satu warga yang setiap tahun menjadi perantara penjualan pohon pinang, Ahmad (34) yang mulai mengirimkan pohon pinang ke beberapa wilayah. 
Ia mengaku dengan adanya tekhnologi saat ini ia bisa lebih banyak mencari pembeli yang biasanya hanya instansi tertentu yang akan memeriahkan HUT RI yang jatuh setiap tanggal 17 Agustus dengan berbagai kegiatan lonmba diantaranya panjat pinang.
“Hari ini saya diminta mengirim sekitar enam batang untuk satu instansi, sebab akan segera dipasang, sementara lainnya sudah dikirim beberapa hari sebelumnya,”ujar Ahmad kepada Cendana News di Lampung Selatan, Jumat (14/8/2015).
Ahmad mengaku semenjak bulan Juli sudah “berburu” petani pemilik pohon pinang yang ada di sekitar Gunung Rajabasa diantaranya Desa Way Kalam, Desa Kerinjing yang memiliki tanaman pinang cukup banyak. Berbagai macam ukuran rata rata diatas 5 meter dengan diameter tertentu akan dibelinya dari warga dengan harga kisaran Rp. 300ribu hingga Rp. 350ribu dan akan dijual kembali dengan harga Rp. 500ribu hingga Rp. 700ribu atau tergantung tawar menawar.
“Kalau di sini harganya relatif masih murah tapi ada kawan yang mengumpulkan untuk dijual ke pulau Jawa, saya juga ikut membantu tapi saya fokus untuk pembeli yang ada di wilayah Lampung saja,”ungkap Ahmad.
Di Jakarta, ungkap Ahmad, harga satu batang pohon pinang yang sudah diserut, dibersihkan dan diberi bambu sebagai alat untuk meletakkan hadiah di puncak pohon pinang dihargai dengan kisaran harga Rp. 900ribu-Rp. 1juta. Sebagai makelar atau perantara ia mengaku hanya berperan sebagai penghubung antara penjual dengan pembeli dan ia akan mendapat komisi dari sang pemilik penjualan batang pohon pinang dari kisaran Rp.50 ribu – Rp.100 ribu. 
Ahmad mengaku keterbatasan modal membuatnya belum bisa menjadi pelaku bisnis tersebut secara lebih intens seperti kawannya yang bahkan setiap musim perayaan HUT RI selalu mengirimkan sekitar 1 truk ke beberapa wilayah.
Dari pantauan Cendana News, batang pinang yang sudah dikirimkan ke pembeli tersebut diantaranya sebagian sudah diserut dan sebagian belum diserut. Beberapa pohon pinang diantaranya selain digunakan untuk panjat pinang juga akan digunakan untuk lomba lain.
Seperti disebuah instansi pohon pinang akan dipergunakan untuk lomba pukul bantal dimana pohon pinang akan dibentangkan di atas kolam dan para peserta akan menaiki batang pinang sambil saling memukul bantal, pemenang adalah peserta yang mampu bertahan tak jatuh ke kolam.

JUMAT, 14 Agustus 2015
Jurnalis       : Henk Widi
Foto            : Henk Widi
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...