Meski Kemarau Panjang tak Ada Laporan Kebakaran di Lampung Selatan

LAMPUNG — Musim kemarau yang terjadi hingga kini di Indonesia dan melanda Provinsi Lampung termasuk di Lampung Selatan mengakibatkan terjadinya kekeringan. Namun hingga saat ini belum ada peristiwa kebakaran lahan serta kebakaran bangunan yang terjadi di Lampung Selatan.
Badan Penanggulangan Bencana Dearah (BPBD) Kabupaten Lampung Selatan ementara itu, dari sejak memasuki musim kemarau hingga bulan Agustus belum menerima adanya laporan kebakaran akibat musim kemarau. Demikian diungkapkan oleh Kepala BPBD Lamsel M. Darmawan.
“Belum ada laporan yang masuk ke kami memasuki masa kemarau ini adanya masyarakat yang menjadi korban kebakaran baik lahan serta perumahan sehingga kami harus turun tangan untuk memadamkan api akibat kebakaran,”ungkap Darmawan.
Tidak adanya kebakaran tersebut ungkap Darmawan bukan berarti masyarakat lengah, sehingga BPBD Lamsel menghimbau agar masyarakat tetap mewaspadai musim kemarau yang panjang ini. Terutama dengan menjaga agar tidak membuang puntung rokok sembarangan ataupun membakar sampah kemudian ditinggalkan.
“Jangan karena kelalaian kecil berakibat terjadinya kebakaran besar terutama karena membuang puntung rokok di kebun yang banyak daun kering atau membakar sampah,”ungkapk Darmawan.

Sementara itu, meskipun di beberapa wilayah Lampung Selatan adanya pembakaran sisa sisa pengolahan hasil pertanian namun petani masih bisa melokalisir pembakaran jerami. Namun di beberapa kecamatan diantaranya Kecamatan Ketapang, Kecamatan Penengahan, Kecamatan Palas proses pembakaran tersebut mengakibatkan asap yang membuat pedih mata serta mengganggu pernapasan.

“Para petani memilih membakar sisa hasil pertanian karena lebih cepat terurai dibanding dipendam atau dipinggirkan di tepi sawah karena justru akan menjadi sarang tikus, namun dampaknya asap pun mengganggu,”ungkap Suwardi, warga di Kecamatan Ketapang kepada Cendana News, Kamis (6/8/2015).
Selain padi, sisa hasil panen jagung pun banyak dibakar oleh warga meskipun saat membakar selalu ditunggui akibat dikuatirkan merembet ke perkebunan atau pemukiman warga.
Dari pantauan Cendana News, beberapa lokasi yang pada tahun tahun sebelumnya kerap mengalami kebakaran lahan diantaranya di Desa Gandri, Desa Karanganyar akibat alang alang yang terbakar kini terlihat justru gersang tak adanya rumput yang tumbuh. Sementara kekeringan justru mengakibatkan beberapa lahan pertanian sawah yang baru ditanam menjadi kering dan terbengkelai.

KAMIS, 06 Agustus 2015
Jurnalis       : Henk Widi
Foto            : Henk Widi
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...