Meski Ukuran Mengecil, Pepaya Mini Tetap Digemari

BALIKPAPAN — Musim kemarau yang mempengaruhi kualitas dan ukuran pepaya mini ternyata tidak mempengaruhi permintaan di Balikpapan. Hal itu diakui salah satu Pedagang Pepaya di Pasar Pandansari Balikpapan Maimunah.
Ia mengatakan dalam satu bulan terakhir, buah pepaya mini yang biasa dijualnya ukurannya makin mengecil. Namun mengecilnya ukuran tidak mempengaruhi permintaan, bahkan permintaan meningkat. 
“Pepayanya memang makin kecil, tapi permintaan tetap saja ada. Bahkan banyak yang cari,” sahutnya, Sabtu (1/8/2015).
Untuk menyiasati kecilnya pepaya dalam penjualan Maimunah menerangkan dengan melakukan kombinasi atau dicampur pepaya mini yang ukuran besar dan kecil agar pelanggan masih berminat pada buah pepaya mini. 
Ia yakin dengan rasanya yang lebih manis dari pepaya “dewasa” membuatnya menjadi primadona di Balikpapan dan tetap ada yang mencarinya.
Hal yang sama juga dikatakan pedagang buah di Pasar Buton Asih. Ia mengatakan pepaya mini banyak di cari orang meskipun buahnya kecil. Namun rasanya berbeda dengan pepaya yang panjang. 
“Dalam sehari bisa terjual lebih dari 10 kilo. Satu kilo isinya bisa 4-5 buah pepaya mini. Harganya juga tetap yakni Rp5000 perkilo,” sambungnya. 
Asih menambahkan ukuran pepaya mini yang mengecil tidak akan berlangsung lama karena hal ini biasa terjadi pada musim kemarau. Jika hujan turun ukurannya akan kembali seperti sebelumnya.
SABTU, 01 Agustus 2015
Jurnalis       : Ferry cahyanti
Foto            : Ferry cahyanti
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...